Bertolak ke Jateng, Jokowi Resmikan Tol Bawen-Salatiga - Kompas.com

Bertolak ke Jateng, Jokowi Resmikan Tol Bawen-Salatiga

Ihsanuddin
Kompas.com - 25/09/2017, 08:50 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait pernikahan anak keduanya Kahiyang Ayu di kediaman pribadi, Sumber, Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/9). Putri Presiden Joko Widodo Kahiyang Ayu akan menikah dengan Bobby Nasution pada 8 November 2017 di gedung Graha Sabha Buana Solo.ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait pernikahan anak keduanya Kahiyang Ayu di kediaman pribadi, Sumber, Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/9). Putri Presiden Joko Widodo Kahiyang Ayu akan menikah dengan Bobby Nasution pada 8 November 2017 di gedung Graha Sabha Buana Solo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Tengah, Senin (25/9/2017) pagi. Seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana, Presiden dan Ibu Iriana bertolak ke Jawa Tengah dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 07.30 WIB. 

Mengawali kegiatan kunjungan kerjanya, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersilaturahmi dengan Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT) di Kelurahan Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Agenda berikutnya setelah bersilaturahmi, Presiden akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah.

(Baca: Ini Daftar Tarif Tol Bawen-Salatiga)

Siang harinya, Presiden menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat di Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah.

Peresmian Jalan Tol Semarang-Solo Seksi III: Bawen-Salatiga di Gerbang Tol Salatiga, Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga adalah agenda terakhir kunjungan kerja Presiden ke Jawa Tengah.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Kompas TV Presiden menilai, film tentang pengkhianatan komunias ini harus disesuaikan dengan karakter anak muda.

PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM