BMKG Prediksi Kekeringan 2017 Lebih Parah Dibandingkan 2016 - Kompas.com

BMKG Prediksi Kekeringan 2017 Lebih Parah Dibandingkan 2016

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 12/09/2017, 18:34 WIB
Warga mengantre bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Risiko Bencana (BPBD) Banjarnegara, Kamis (31/8/2017).KOMPAS.com/Dok Humas BPBD Banjarnegara Warga mengantre bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Risiko Bencana (BPBD) Banjarnegara, Kamis (31/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau, terdapat sejumlah daerah di Indonesia yang dilanda kekeringan.

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang paling parah dilanda kekeringan.

"Beberapa provinsi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT mengalami 60 hari lebih tidak hujan sehingga memasuki kriteria kekeringan meteorologis," ujar Kepala BMKG Andi Eka Satya di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

"NTT paling parah dilanda kekeringan. NTT itu bahkan sampai 100 hari tidak hujan. Artinya tiga bulan tidak hujan," lanjut dia.

Kekeringan tahun 2017 ini diprediksi sedikit lebih parah dibandingkan dengan kekeringan tahun 2016.

Namun, kekeringan kali ini tidak lebih parah dibandingkan dengan kekeringan pada tahun 2015.

Dalam rapat terbatas di Kantor Presiden pada Selasa siang, lanjut Andi, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan sejumlah menteri untuk mengantisipasi dampak negatif kekeringan.

"Masing-masing menteri diminta mengambil langkah sesuai dengan kewenangannya. Misalnya Kemen PUPera punya program sendiri, BNPB punya program sendiri, gubernur-gubernur juga punya program sendiri," ujar Andi.

PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorSandro Gatra
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM