RUU Permusikan Diusulkan Masuk Prolegnas 2017 - Kompas.com

RUU Permusikan Diusulkan Masuk Prolegnas 2017

Estu Suryowati
Kompas.com - 04/09/2017, 12:15 WIB
Ketua Pansus Angket Pelindo II Rieke Diah Pitaloka. Foto diambil setelah penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai perpanjangan kontrak kerja sama antara PT Pelindo II dengan Hutchison Port Holding dalam pengelolaan Jakarta International Container Terminal (JICT). BPK menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 4,08 triliun atas perpanjangan kontrak kerja sama tersebut. Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Ketua Pansus Angket Pelindo II Rieke Diah Pitaloka. Foto diambil setelah penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai perpanjangan kontrak kerja sama antara PT Pelindo II dengan Hutchison Port Holding dalam pengelolaan Jakarta International Container Terminal (JICT). BPK menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 4,08 triliun atas perpanjangan kontrak kerja sama tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) Rieke Diah Pitaloka mengatakan, Badan Legislasi akan mengusulkan Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan masuk dalam perubahan Prolegnas 2017.

Usulan ini akan diajukan pada rapat Baleg, Senin (4/9/2017).

"Yang mau kami masukkan adalah RUU Permusikan, untuk perubahan Prolegnas 2017. Kami ingin menambahkan RUU Permusikan," kata Rieke kepada Kompas.com, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Menurut anggota Komisi VI DPR RI itu, Indonesia perlu memiliki payung hukum yang mengatur tentang permusikan.

Baca: Giring Nidji Jawab Pesimisme Musisi Indonesia Soal RUU Permusikan

Alasannya, musik kini sudah menjadi sebuah industri.

"Di satu sisi tidak mungkin tidak ada kehadiran negara dalam memproteksi permusikan itu sendiri, tidak hanya musik modern tetapi juga musik tradisional," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Rieke mengatakan, ketika sudah menjadi sebuah industri, maka musik tidak bisa dilepaskan tanpa aturan.

Baca juga: Lampu Hijau dari DPR RI untuk RUU Permusikan

Aturan itu akan melindungi karya musik serta pihak yang menghasilkan karya tersebut.

"Ini usulan dari Baleg. Kemarin sudah ada teman-teman musisi tradisional dan modern ke Baleg. Ini menarik dan penting, karena musik juga menunjukkan maju-mundurnya suatu negara," kata Rieke.

Kompas TV Band asal Singapura, The Sam Willows merilis single di Indonesia.

PenulisEstu Suryowati
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM