Misteri Kematian Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP Halaman 2 - Kompas.com

Misteri Kematian Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP

Sabrina Asril
Kompas.com - 12/08/2017, 17:21 WIB
Kompas TV Saksi Kunci Korupsi E-KTP Ditemukan Tewas

Twitter Johannes Marliem kembali aktif

Belum adanya kejelasan soal identitas pria bersenjata yang bunuh diri di Beverly Grove itu membuat netizen terus memantau media sosial milik Johannes Marliem.

Johannes diketahui memiliki akun Instagram, Twitter, hingga blog pribadi. Johannes terlihat paling aktif menggunakan akun Twitter dengan nama akun @johannesmarliem.

Pada saat kabar kematiannya menyeruak, status Twitter terakhir Johannes adalah tentang fotografi kuliner dengan menyertakan tautan artikel New York Times. Status itu diunggah Johannes pada 9 Agustus lalu.

Akan tetapi, menjelang Jumat tengah malam, netizen digegerkan lantaran akun tersebut kembali aktif membuat status.

Akun @johannesmarliem mengunggah tulisan dengan status, "The trees are on the move!". Status ini kemudian di re-tweet sejumlah orang.

Di dalamnya terdapat artikel unggahan dari Nature.com berjudul Tree in eastern US Head west as climate changes, tulisan Emma Harris yang pertama kali diunggah situs ini 17 Mei 2017.

Unggahan itu pun membuat publik bertanya-tanya soal kebenaran kabar kematian Johannes. Beberapa bahkan langsung membalas kicauan Johannes itu dengan mengonfirmasi apakah ia baik-baik saja dan tidak jadi meninggal dunia.

Namun, di tengah keheranan netizen, tiba-tiba saja status itu dihapus dan menghilang dari lini masa akun twitter @johannesmarliem.

Pria bersenjata teridentifikasi

Perlahan-lahan segala tanda tanya soal kematian Johannes Marliem pun mulai semakin jelas. Situs media lokal, WeHoVille.com pertama kali menurunkan berita yang memastikan bahwa pria yang tewas bunuh diri di Baverly Grove adalah Johannes Marliem.

"The LA County Coroner telah mengidentifikasi pelaku yang tewas adalah Johannes Marliem. Namun, tidak ada informasi lanjutan saat ini," tulis situs tersebut.

WeHoVille turut pula menurunkan tulisan bahwa Johannes adalah seorang saksi kunci sebuah mega korupsi bernilai 172 juta dollar AS yang melibatkan sejumlah pejabat hingga politisi Indonesia.


Page:
PenulisSabrina Asril
EditorSabrina Asril
Komentar