Najwa Pamit, Episode Novel Baswedan Jadi Tayangan Terakhir "Mata Najwa" - Kompas.com

Najwa Pamit, Episode Novel Baswedan Jadi Tayangan Terakhir "Mata Najwa"

Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kompas.com - 08/08/2017, 20:48 WIB
Presenter Najwa Shihab diabadikan saat ditemui pada acara Panggung Para Perempuan Kartini, di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (11/4/2017). KOMPAS.com/NAJWA SHIHAB Presenter Najwa Shihab diabadikan saat ditemui pada acara Panggung Para Perempuan Kartini, di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (11/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jurnalis Metro TV Najwa Shihab akan mengakhiri karirnya sebagai pembawa acara " Mata Najwa".

Tayangan berjudul "Eksklusif Bersama Novel Baswedan" pun menjadi episode terakhir "Mata Najwa" setelah tujuh tahun mengudara.

"Terima kasih tiada tara pada keluarga besar Metro TV. Juga kepada semua pihak yang telah bermitra dan mendukung," ujar Najwa dalam tulisan yang dia unggah di akun Intagramnya, Selasa (8/8/2017).

"Terutama pemirsa yang selama ini menemani saya dan Mata Najwa," lanjut dia.

Sejak episode pertama bertajuk "Dunia Kotak Ajaib" yang tayang 25 November 2009 hingga episode Novel pada 26 Juli 2017, sebanyak 511 episode telah ditayangkan "Mata Najwa".

Selama tiga pekan ke depan, menurut Najwa Shihab, program tersebut akan menghadirkan kolase berbagai video lama yang dianggap penting dan berharga.

"Pada penghujung Agustus, Mata Najwa akan tiba pada episode final: 'Catatan Tanpa Titik'," kata Najwa.

Tak hanya menghentikan tayangan "Mata Najwa", wanita kelahiran 1977 itu juga akan mengakhiri karirnya sebagai reporter di Metro TV. Menurut dia, 17 tahun berkarier di media yang membesarkan namanya itu bukan waktu yang singkat.

"Rasa bangga menjadi reporter pertama Metro TV, sebagai pemilik kode reporter 01 dalam istilah teman-teman di Kedoya, sampai kapan pun tak akan luntur," kata Najwa.

Hingga saat ini belum diketahui apa yang akan dilakukan Najwa Shihab selepas tak membawakan acara "Mata Najwa" dan jurnalis Metro TV.

Putri dari cendekiawan Muslim dan mantan Menteri Agama Quraish Shihab ini tidak bersedia menjelaskannya saat dikonfirmasi Kompas.com.

PenulisAmbaranie Nadia Kemala Movanita
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM