Surat Jokowi Minta Dukungan pada Pilpres "Hoax" - Kompas.com

Surat Jokowi Minta Dukungan pada Pilpres "Hoax"

Kompas.com - 11/07/2017, 23:29 WIB
Surat yang beredar di media sosial mengatasnamakan Presiden Joko Widodo. Pihak Istana memastikan surat ini hoaks. Istana Surat yang beredar di media sosial mengatasnamakan Presiden Joko Widodo. Pihak Istana memastikan surat ini hoaks.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salinan selembar surat bertanda tangan Presiden Joko Widodo beredar di media sosial serta instansi/ BUMN.

Dalam deretan kalimat berbahasa Inggris pada surat itu, seolah-olah Presiden Jokowi meminta dukungan pada pemilihan umum mendatang.

Melalui surat itu, Jokowi juga mengajak berkomunikasi secara personal melalui alamat email tercantum, yakni jokowiiriana@gmail.com.

Menanggapi beredarnya surat itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo menyatakan bahwa surat tersebut hoaks.

"Presiden maupun pihak Istana tidak pernah mengeluarkan surat atau yang sejenis seperti itu. Surat tersebut dipastikan adalah hoax,"kata Johan melalui pesan singkat, Selasa (11/7/2017).

Johan menegaskan, Presiden Jokowi tidak memiliki akun email, baik resmi maupun pribadi dengan nama jokowiiriana@gmail.com.

Terkait peredaran surat itu, lanjut Johan, pihak Istana akan menempuh jalur hukum.

Istana akan meminta Polri untuk menelusuri penyebar surat palsu tersebut.

Johan juga mengimbau kementerian/BUMN dan masyarakat luas untuk tidak mudah percaya surat sejenis.

"Presiden mengimbau kepada semua pihak untuk tidak mudah mempercayai surat atau sejenisnya yang mengatasnamakan Presiden atau Istana Presiden," ujar Johan.

Kompas TV Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela Konferensi Tingkat Tinggi G-20.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X