BNPB Beri Edukasi Bencana Lewat Aplikasi "Smartphone" - Kompas.com

BNPB Beri Edukasi Bencana Lewat Aplikasi "Smartphone"

Ihsanuddin
Kompas.com - 05/07/2017, 17:37 WIB
Kristian Erdianto Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho saat memberikan keterangan terkait bencana banjir bandang di Garut dan longsor di Sumedang, Rabu (21/9/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) meluncurkan aplikasi berbasis smartphone atau telepon pintar.

Aplikasi yang bernama BNPB TV ini diyakini bisa mendidik masyarakat agar lebih sadar dan tanggap bencana.

"Tayangan dapat dengan mudah dan cepat diakses melalui komputer, smartphone atau gadget," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Rabu (5/7/2017).

Sutopo mengatakan, upaya sosialisasi dan pendidikan lewat smartphone ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi internet di Indonesia yang terus menerus bertumbuh dan semakin masif.

Lembaga riset digital marketing eMarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang.

Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat.

"BNPB melihat ini adalah peluang yang besar untuk menyosialiasikan bencana. Bencana adalah keniscayaan bagi Bangsa Indonesia. Namun budaya sadar bencana masih rendah sehingga korban bencana masih cukup besar," ucap Sutopo.

"Pengetahuan bencana meningkat pasca-tsunami Aceh tahun 2004, tetapi pengetahuan ini belum menjadi sikap dan perilaku sehari-hari," kata dia.

(Baca juga: Kurangi Risiko Bencana, BNPB Ingin Lakukan Penyuluhan di Tempat Ibadah)

Sutopo mengatakan, masyakat luas dapat mengakses BNPB TV dengan download dari Google Play untuk pengguna perangkat berbasis Android.

Sementara untuk pengguna iPhone di Apple Store, baru akan menyusul pada bulan Agustus mendatang.

Kompas TV Simulasi Penanganan Bencana Gempa Bumi

PenulisIhsanuddin
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X