Jokowi: Masa Depan Ekonomi Indonesia Ada di Industri Kreatif - Kompas.com

Jokowi: Masa Depan Ekonomi Indonesia Ada di Industri Kreatif

Kompas.com - 26/04/2017, 16:36 WIB
M Wismabrata/KOMPAS.com Presiden Joko Widodo saat meresmikan proyek kereta api bandara Adisumarmo, Boyolal, Sabtu (8/4/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meyakini masa depan ekonomi Indonesia ada di industri kerajinan atau industri kreatif.

"Industri kerajinan, industri kreatif di Indonesia telah tumbuh dengan sangat cepatnya, tumbuh dengan menakjubkan," ujar Jokowi saat membuka Inacraft di JCC, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).

"Oleh sebab itu saya meyakini, masa depan Indonesia akan ada di industri kerajinan atau industri kreatif. Ini yang saya yakini," lanjut dia.

Jokowi memantau perkembangan industri kerajinan dan industri kreatif di Indonesia. Beberapa produk yang ia soroti seperto film, musik, dan aplikasi digital. Total nilai ekspor produk industri kerajinan dan industri kreatif mencapai Rp 852 triliun.

(Baca: Jokowi Tambah Wawasan soal Industri Kreatif dari Gitaris Arkarna)

"Rp 852 triliun adalah sebuah angka yang ndak kecil," ujar Jokowi.

Jokowi pun mengapresiasi acara Inacraft di mana jadi ajang pertemuan antara penjual dengan pembeli sekaligus ajang pengembangan inovasi produk industri kerajinan dan kreatif di Indonesia.

"Inilah kekuatan Inacraft. Kekuatannya ada di full local content. Tidak ada barang impornya, semua barang dari negara kita," ujar Jokowi.

Kompas TV  Kayu Jadi Primadona Industri Mebel


EditorSabrina Asril
Komentar

Terkini Lainnya

Nonton 'Dilan 1990', Jokowi Jadi Rindu Iriana Karena Tak Bertemu Dua Hari

Nonton 'Dilan 1990', Jokowi Jadi Rindu Iriana Karena Tak Bertemu Dua Hari

Nasional
Partai Komunis China Usul Penghapusan Batas Masa Jabatan Presiden

Partai Komunis China Usul Penghapusan Batas Masa Jabatan Presiden

Internasional
Sandiaga Ogah Komentari Gugatan Konsumen Pulau Reklamasi

Sandiaga Ogah Komentari Gugatan Konsumen Pulau Reklamasi

Megapolitan
'Powerbank' Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

"Powerbank" Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

Internasional
Polri Belum Temukan Narkoba di Kapal Win Long yang Ditangkap di Perairan Karimun

Polri Belum Temukan Narkoba di Kapal Win Long yang Ditangkap di Perairan Karimun

Nasional
Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis

Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis

Regional
Bawaslu: OTT Anggota KPU dan Ketua Panwaslu Garut Memalukan...

Bawaslu: OTT Anggota KPU dan Ketua Panwaslu Garut Memalukan...

Regional
Polisi Dalami Temuan Silet Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Polisi Dalami Temuan Silet Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Regional
Menteri Susi Saat Digoda Sandiaga: Ini Anak Muda Kurang Ajar Sama Orang Tua...

Menteri Susi Saat Digoda Sandiaga: Ini Anak Muda Kurang Ajar Sama Orang Tua...

Megapolitan
Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

Regional
'Jika Mereka Menculik 10 Orang, Hanya Satu yang Kembali'

"Jika Mereka Menculik 10 Orang, Hanya Satu yang Kembali"

Internasional
Pemkot Surakarta Jamin Hak Bersepeda Warganya di Jalan Raya

Pemkot Surakarta Jamin Hak Bersepeda Warganya di Jalan Raya

Regional
Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung Adalah Keponakan Korban

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung Adalah Keponakan Korban

Regional
Sandiaga Ingin Rekrut Pelajar NU Jadi Peserta OK OCE

Sandiaga Ingin Rekrut Pelajar NU Jadi Peserta OK OCE

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung

Megapolitan

Close Ads X