Soal Kepala Bakamla, KPK Diapresiasi karena Minta Bantuan Panglima TNI - Kompas.com

Soal Kepala Bakamla, KPK Diapresiasi karena Minta Bantuan Panglima TNI

Rakhmat Nur Hakim
Kompas.com - 21/04/2017, 19:10 WIB
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai tepat langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta bantuan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan POM TNI dalam upaya menghadirkan Kepala Badan Keamaman Laut ( Bakamla) Laksamana Madya Arie Soedewo, sebagai saksi di Pengadilan Tipikor.

Sebab, menurut Bambang, Kepala Bakamla saat ini merupakan perwira TNI aktif yang terikat dengan Undang-Undang TNI, di mana ia hanya bisa diperiksa oleh satuan POM.

"Pertama memang sulit ya karena ada undang-undang lain yang mengatur soal TNI. Kalau seperti itu (minta bantuan) bisa. Artinya ada langkah persuasif dari pimpinan lembaga terkait. Itu bagus," ujar Bambang saat dihubungi, Jumat (21/4/2017).

Karena itu, politisi Partai Golkar itu menambahkan, dalam hal ini KPK bisa bekerja sama dengan TNI untuk bisa mengorek keterangan dari Arie selaku saksi dalam kasus korupsi di Bakamla.

"Jadi ini mengacu pada Undang-Undang KPK juga di mana KPK bisa bekerja sama dengan penyidik POM TNI," tutur dia.

KPK sebelumnya meminta bantuan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan POM TNI untuk menghadirkan Kepala Bakamla Laksamana Madya Arie Soedewo, sebagai saksi di Pengadilan Tipikor.

(Baca: KPK Minta Bantuan Panglima dan POM TNI untuk Hadirkan Kepala Bakamla)

Sebelumnya, KPK telah meminta penetapan hakim sebagai dasar perintah untuk menghadirkan Arie Soedewo. Hakim menyetujuinya.

"Karena Beliau masih TNI aktif, dilakukan pemanggilan antarpimpinan institusi. Jadi kemarin pimpinan KPK sudah bersurat kepada Panglima, minta bantuannya untuk memerintahkan yang bersangkutan untuk hadir di persidangan," ujar jaksa KPK Kiki Ahmad Yani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (21/4/2017).

(Baca juga: Sering Disebut Terkait Suap, Kesaksian Kepala Bakamla Dinilai Penting)

Kompas TV KPK Periksa Penyuap Deputi Bakamla

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRakhmat Nur Hakim
EditorBayu Galih
Komentar

Terkini Lainnya

Protes Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Protes Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Regional
Terseret Ombak, Dua Remaja Australia Diselamatkan Pakai 'Drone'

Terseret Ombak, Dua Remaja Australia Diselamatkan Pakai "Drone"

Internasional
KPU Tanjungpinang Ingatkan Paslon, Besok Batas Waktu Perbaikan Administrasi

KPU Tanjungpinang Ingatkan Paslon, Besok Batas Waktu Perbaikan Administrasi

Regional
Senam Bersama, Sandiaga Diserbu Pegawai Pemprov untuk Foto Bareng

Senam Bersama, Sandiaga Diserbu Pegawai Pemprov untuk Foto Bareng

Megapolitan
Sejak Jadi Presiden, Trump Belum Pernah Berbincang dengan Obama

Sejak Jadi Presiden, Trump Belum Pernah Berbincang dengan Obama

Internasional
Saat Hujan, Pencari Suaka asal Afghanistan dan Sudan Kesulitan Cari Tempat Berteduh

Saat Hujan, Pencari Suaka asal Afghanistan dan Sudan Kesulitan Cari Tempat Berteduh

Megapolitan
'Mukjizat Tuhan Terus Bekerja dalam Orang yang Dilupakan...'

"Mukjizat Tuhan Terus Bekerja dalam Orang yang Dilupakan..."

Regional
Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Kru Pesawat di Tengah Penerbangan

Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Kru Pesawat di Tengah Penerbangan

Internasional
Cerita Idrus Marham yang Dua Kali Diusir dari Kemensos

Cerita Idrus Marham yang Dua Kali Diusir dari Kemensos

Nasional
Ini Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah

Ini Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan...

Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan...

Megapolitan
Tokoh Oposisi Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di New Mexico

Tokoh Oposisi Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di New Mexico

Internasional
Tolak Rangkap Jabatan, Wiranto Dinilai Lebih Konsisten daripada Jokowi

Tolak Rangkap Jabatan, Wiranto Dinilai Lebih Konsisten daripada Jokowi

Nasional
Longsoran Bastem yang Tutupi Jalan Trans Sulawesi Sulit Dievakuasi

Longsoran Bastem yang Tutupi Jalan Trans Sulawesi Sulit Dievakuasi

Regional
Rumah Cimanggis yang Terancam Digusur untuk Kampus UIII Berusia Lebih dari 200 Tahun

Rumah Cimanggis yang Terancam Digusur untuk Kampus UIII Berusia Lebih dari 200 Tahun

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM