Ketua Panitia Lelang E-KTP Akui Beri Uang ke Auditor BPKP - Kompas.com

Ketua Panitia Lelang E-KTP Akui Beri Uang ke Auditor BPKP

Abba Gabrillin
Kompas.com - 20/04/2017, 16:37 WIB
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Ketua Panitia Lelang Proyek e-KTP Drajat Wisnu Setyawan bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Panitia Lelang dalam proyek e-KTP Drajat Wisnu Setyawan, mengaku pernah memberikan uang kepada auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hal itu dikatakan Drajat saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/4/2017).

"Waktu itu ada review hasil lelang BPKP. Itu untuk uang lembur saja, ya sekadar transport," kata Drajat.

Kepada majelis hakim, Drajat mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada kewajiban panitia lelang untuk memberikan uang kepada auditor BPKP.

Drajat tidak dapat mengingat apakah ada perintah dari para terdakwa untuk memberikan uang.

Namun, menurut Drajat, uang tersebut diberikan dari uang operasional yang diberikan terdakwa Sugiharto.

Menurut Drajat, auditor BPKP yang menerima uang, yakni M Toha.

Kompas TV Saat ini KPK telah menerima uang sebesar 250 miliar rupiah dari mereka yang diduga terlibat korupsi KTP elektronik. Sumber uang berasal dari korporasi atau vendor yang terlibat pengadaan, pihak swasta, hingga anggota DPR. Ketua KPK menolak menyebutkan siapa anggota DPR, yang mengembalikan uang korupsi e-KTP. Namun sempat beredar informasi, anggota dewan yang mengembalikan uang e-KTP berjumlah 13 orang. Ketua KPK juga menegaskan pengembalian uang tidak menghapus tindak pidana, hanya menunjukkan iktikad baik.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAbba Gabrillin
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X