Di Kalbar, Jokowi Resmikan 8 PLTG MPP Total 500 MW - Kompas.com

Di Kalbar, Jokowi Resmikan 8 PLTG MPP Total 500 MW

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 18/03/2017, 10:05 WIB
KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan Presiden Joko Widodo didampingi ibu negara Iriana saat peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk (17/3/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, Sabtu (18/3/2017), meresmikan 8 Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) di penjuru Indonesia.

Peresmian dipusatkan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

PLTG MPP dengan total kapasitas 500 Mega Watt itu tersebar di 8 lokasi, yaitu:

1. MPP Jeranjang – Lombok dengan daya (2x 25 MW) yang beroperasi sejak tanggal 27 Juli 2016;

2. MPP Air Anyir – Bangka dengan daya(2x 25MW) mulai beroperasi 13 September 2016;

3. MPP Tarahan – Lampung (4x 25MW) mulai beroperasi 29 September 2016;

4. MPP Nias (1x 25 MW) mulai beroperasi 31 Oktober 2016;

5. MPP Pontianak (4x 25 MW) mulai beroperasi 8 November 2016;

6. MPP Balai Pungut – Riau (75 MW) mulai beroperasi 13 November 2016;

7. MPP Suge – Belitung (1 x 25 MW ( Roll Suge) mulai beroperasi 22 November 2016;

8. MPP Paya Pasir Medan (75 MW)( Roll Paya Pasir ) mulai beroperasi 9 Desember 2016.

Namun, sebelum itu, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara akan singgah terlebih dahulu di Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Diketahui, Presiden Jokowi beserta rombongan menggunakan jalur darat dari Singkawang.

Turut menyertai Presiden dalam perjalanan menuju Mempawah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

Setelah meresmikan PLTG MPP, Presiden dan rombongan diagendakan bertolak kembali ke Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X