Selasa, 28 Februari 2017

Nasional

Golkar Yakin Ahok-Djarot Menang Putaran Kedua Pilkada Jakarta

Jumat, 17 Februari 2017 | 23:41 WIB
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, saat memberikan keterangan di Rumah Lembang, Jakarta, Rabu, (15/2/2017). Pendukung paslon nomor 2 memadati posko pemenangan Rumah Lembang Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham meyakini pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saipul Hidayat akan memenangkan putaran kedua Pilkada Jakarta.

Meski belum ditetapkan secara resmi, dari laman Komisi Pemilihan Umum pasangan Ahok-Djarot unggul dengan perolehan 42,91 persen. Disusul pasangan Anies-Sandiaga 40,05 persen dan Agus-Sylvi 17,05 persen.

"Kami punya keyakinan, didasarkan data, Ahok-Djarot memang pada putaran pertama menang, sehingga kami meyakini akan menang lagi di putaran kedua," kata Idrus.

Menurut Idrus, masyarat Jakarta berpikir rasional dalam menentukan pilihan. Pemilu Jakarta, kata dia, akan memilih calon pemimpin yang dapat membawa Jakarta lebih maju.

Untuk menghadapi putaran kedua, Idrus mengatakan Golkar telah menjalin komunikasi dengan partai pendukung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Agus-Sylvi didukung oleh empat partai, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Persatuan Pembangunan

"Kami sudah komunikasi dengan petinggi-petinggi. Itu kan ada empat parpol," kata Idrus di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Idrus menyakini kominikasi politik dengan empat partai tersebut akan berjakan dengan efektif. Meski demikian, lanjut dia, komunikasi politik tidak dapat berlangsung dengan cepat.

Kompas TV Calon gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama menyerahkan strategi jelang putaran kedua pada partai pengusungnya



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Lutfy Mairizal Putra
Editor : Sabrina Asril
TAG: