Selasa, 24 Januari 2017

Nasional

Diminta Kader untuk Jadi Calon Presiden 2019, Apa Jawaban Prabowo?

Minggu, 8 Januari 2017 | 18:17 WIB
Kompas.com/David Oliver Purba Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto saat memberikan pengarahan kepada kader Gerindra di JIExpo, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan arahan kepada kader Partai Gerindra di JIExpo, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017). Arahan tersebut diberikan jelang Pilkada DKI Jakarta 2017.

Partai Gerindra mengusung calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017. Prabowo datang mengenakan kemeja berwarna putih serta mengenakan peci hitam.

Gemuruh menggema di ruangan Hall JIExpo saat seluruh kader Partai Gerindra mengelu-elukan agar Prabowo menjadi Presiden RI.

"Prabowo presiden! Prabowo presiden!" teriak seluruh kader Partai Gerindra.

Dalam arahannya, Prabowo sempat menyinggung rencana dirinya untuk pensiun dari "panggung" politik. Namun, niat itu urung dilalakukannya karena menilai kondisi pemerintahan dan rakyat belum berjalan dengan baik.

Mendengar pernyataan itu, sontak seluruh kader berteriak, meminta Prabowo untuk tidak berhenti memimpin mereka.

"Saya mau istirahat, dari umur 18 tahun saya enggak pernah libur, cuti istirahat. Tapi saya tidak rela meninggalkan 'panggung' saat Indonesia masih seperti ini, banyak elit Indonesia terlalu banyak janji-janjinya dan elite yang sedang asyik mencuri dari rakyat," ujar Prabowo.

Seusai acara, Prabowo mengatakan belum berpikir untuk kembali maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Hal itu belum diputuskannya karena waktu pemilihan masih lama

"Masih lama, dua tahun lagi. Lihat nanti," ujar Prabowo.

Prabowo sempat menjadi pesaing Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014. Namun, Pilpres tersebut berhasil dimenangkan Jokowi.

Penulis: David Oliver Purba
Editor : Sabrina Asril