Jokowi Makan Siang Bareng Timnas Indonesia - Kompas.com

Jokowi Makan Siang Bareng Timnas Indonesia

Ihsanuddin
Kompas.com - 19/12/2016, 12:53 WIB
Ihsanuddin Presiden Joko Widodo makan siang dengan Tim Nasional Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menerima pemain dan ofisial tim nasional Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2016.

Menggunakan jaket hijau, Boaz Solossa dkk tiba di Istana Merdeka, Jakarta, pukul 12.30 WIB, Senin (19/12/2016).

Jokowi langsung menyambut hangat kedatangan rombongan timnas dengan menyalami satu per satu pemain dan ofisial serta berfoto bersama.

Setelah itu, Jokowi yang mengenakan batik coklat langsung mengajak para pemain timnas santap siang.

Sambutan hangat ini tetap diberikan Jokowi meski timnas gagal menjuarai Piala AFF.

Indonesia harus puas di posisi runner-up setelah kalah 0-2 dari Thailand pada final kedua di Bangkok, Sabtu (17/12/2016).

Secara agregat, timnas kalah 2-3.  Melalui akun Twitter-nya, @Jokowi, Presiden sebelumnya meminta timnas tidak patah semangat.

 "Jangan patah arang. Ambil pelajaran atas kekalahan. Timnas Indonesia tetaplah semangat -Jkw," kata Jokowi.

(Baca: Jokowi: Jangan Patah Arang, Timnas)

Adapun Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan timnas Indonesia akan tetap mendapatkan bonus. (Baca: Menpora Bicara Bonus Timnas dan Undangan Presiden ke Istana)

Kompas TV Pemerintah Tetap Beri Bonus untuk Timnas

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorKrisiandi
Komentar

Terkini Lainnya

Pemberontak Suriah Berharap AS Buka Kembali Bantuannya

Pemberontak Suriah Berharap AS Buka Kembali Bantuannya

Internasional
Hadir Saat Pendaftaran Pilkada Jateng, Istri Ganjar Pranowo Dipanggil Bawaslu

Hadir Saat Pendaftaran Pilkada Jateng, Istri Ganjar Pranowo Dipanggil Bawaslu

Regional
Cegah Pelecehan Seksual, Polisi Bolehkan Wanita Gunakan Pepper Spray

Cegah Pelecehan Seksual, Polisi Bolehkan Wanita Gunakan Pepper Spray

Megapolitan
Anggota DPD Minta Kepala Daerah Tolak Beras Impor

Anggota DPD Minta Kepala Daerah Tolak Beras Impor

Nasional
Pernyataan Putusan MK soal Verifikasi Dilakukan Usai Pemilu 2019 Dinilai Salah Kaprah

Pernyataan Putusan MK soal Verifikasi Dilakukan Usai Pemilu 2019 Dinilai Salah Kaprah

Nasional
Tanggapi Tudingan La Nyalla, Kalla Sebut Prabowo Tak Pernah Minta Mahar Politik

Tanggapi Tudingan La Nyalla, Kalla Sebut Prabowo Tak Pernah Minta Mahar Politik

Nasional
Stok Beras Jatim Aman, Warga Diminta Tidak 'Panic Buying'

Stok Beras Jatim Aman, Warga Diminta Tidak "Panic Buying"

Regional
Anies Akan Buat Pergub untuk Atur Becak Beroperasi di Kampung-kampung

Anies Akan Buat Pergub untuk Atur Becak Beroperasi di Kampung-kampung

Megapolitan
KPU Tak Perlu Tunggu Perppu untuk Eksekusi Putusan MK

KPU Tak Perlu Tunggu Perppu untuk Eksekusi Putusan MK

Nasional
Bunuh Satu Keluarga dengan Balok dan Pisau, Ridwan Terancam Hukuman Mati

Bunuh Satu Keluarga dengan Balok dan Pisau, Ridwan Terancam Hukuman Mati

Regional
Ketua DPRD DKI Tak Diajak Bicara soal Pencabutan HGB Pulau Reklamasi

Ketua DPRD DKI Tak Diajak Bicara soal Pencabutan HGB Pulau Reklamasi

Megapolitan
Bupati Kukar Rita Widyasari Belanja 40 Tas Mewah untuk Samarkan Gratifikasi Rp 436 Miliar

Bupati Kukar Rita Widyasari Belanja 40 Tas Mewah untuk Samarkan Gratifikasi Rp 436 Miliar

Nasional
Bakal Cagub Papua JWW-HMS Merasa Dipopulerkan Lewat Isu Ijazah Palsu

Bakal Cagub Papua JWW-HMS Merasa Dipopulerkan Lewat Isu Ijazah Palsu

Regional
Politisi Serbia-Kosovo Tewas Ditembak di Depan Kantornya

Politisi Serbia-Kosovo Tewas Ditembak di Depan Kantornya

Internasional
Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta

Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM