Kata Surya Paloh soal Penolakan terhadap Ahok Saat Kampanye - Kompas.com

Kata Surya Paloh soal Penolakan terhadap Ahok Saat Kampanye

Rakhmat Nur Hakim
Kompas.com - 12/11/2016, 08:58 WIB
Rakhmat Nur Hakim/Kompas.com Surya Paloh Ketua Umum Partai Nasdem saat memberi sambutan HUT FKPPI (Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia) di Makassar

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengaku sedih mengetahui bahwa calon gubernur DKI yang diusung partainya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kerap ditolak warga saat berkampanye.

"Ya tentu saya pikir sedih juga ya, harus jujur saya katakan itu sedih ya, tetapi itu kan perjuangan. Ya tidak semuanya kita bisa berharap, apa yang kita rencanakan belum tentu terwujud semuanya," kata Paloh saat menghadiri perayaan ulang tahun Nasdem yang kelima di Kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016).

(Baca juga: Ditanya Peluang Ahok di Pilkada Jakarta, Surya Paloh Akui Agak Berat)

Padahal, kata Paloh, Ahok memiliki kemampuan manajerial yang bagus sebagai seorang calon gubernur.

Namun, karena pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu, kini ia harus mengalami penolakan dari beberapa warga Jakarta saat berkampanye.

Kendati demikian, Paloh menganggap wajar adanya warga yang menolak Ahok. Menurut dia, hal itu merupakan dinamika dalam demokrasi.

Ia juga berharap Ahok bisa tegar menghadapi kasus yang dituduhkan kepadanya.

"Saya pikir atas kejadian ini, Nasdem harus mengambil hikmah atas kejadian ini. Karena kita perlu belajar bersama. Belajar tidak hanya dari sekolah formal, ada sekolah yang lebih tinggi, yaitu sekolah kehidupan," ujar Paloh.

Adapun Ahok ditolak sekelompok orang saat kampanye di sejumlah tempat. Penolakan ini terkait kasus pengutipan ayat suci oleh Ahok.

(Baca juga: Surya Paloh: Pilkada Itu Bertarung Gagasan, Bukan Munculkan Agama Calon)

Kompas TV Ahok: Kalo Disuruh Mundur, Lebih Baik Saya Dipenjara

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRakhmat Nur Hakim
EditorIcha Rastika
Komentar

Terkini Lainnya

Hadir Saat Pendaftaran Pilkada Jateng, Istri Ganjar Pranowo Dipanggil Bawaslu

Hadir Saat Pendaftaran Pilkada Jateng, Istri Ganjar Pranowo Dipanggil Bawaslu

Regional
Cegah Pelecehan Seksual, Polisi Bolehkan Wanita Gunakan Pepper Spray

Cegah Pelecehan Seksual, Polisi Bolehkan Wanita Gunakan Pepper Spray

Megapolitan
Anggota DPD Minta Kepala Daerah Tolak Beras Impor

Anggota DPD Minta Kepala Daerah Tolak Beras Impor

Nasional
Pernyataan Putusan MK soal Verifikasi Dilakukan Usai Pemilu 2019 Dinilai Salah Kaprah

Pernyataan Putusan MK soal Verifikasi Dilakukan Usai Pemilu 2019 Dinilai Salah Kaprah

Nasional
Tanggapi Tudingan La Nyalla, Kalla Sebut Prabowo Tak Pernah Minta Mahar Politik

Tanggapi Tudingan La Nyalla, Kalla Sebut Prabowo Tak Pernah Minta Mahar Politik

Nasional
Stok Beras Jatim Aman, Warga Diminta Tidak 'Panic Buying'

Stok Beras Jatim Aman, Warga Diminta Tidak "Panic Buying"

Regional
Anies Akan Buat Pergub untuk Atur Becak Beroperasi di Kampung-kampung

Anies Akan Buat Pergub untuk Atur Becak Beroperasi di Kampung-kampung

Megapolitan
KPU Tak Perlu Tunggu Perppu untuk Eksekusi Putusan MK

KPU Tak Perlu Tunggu Perppu untuk Eksekusi Putusan MK

Nasional
Bunuh Satu Keluarga dengan Balok dan Pisau, Ridwan Terancam Hukuman Mati

Bunuh Satu Keluarga dengan Balok dan Pisau, Ridwan Terancam Hukuman Mati

Regional
Ketua DPRD DKI Tak Diajak Bicara soal Pencabutan HGB Pulau Reklamasi

Ketua DPRD DKI Tak Diajak Bicara soal Pencabutan HGB Pulau Reklamasi

Megapolitan
Bupati Kukar Rita Widyasari Belanja 40 Tas Mewah untuk Samarkan Gratifikasi Rp 436 Miliar

Bupati Kukar Rita Widyasari Belanja 40 Tas Mewah untuk Samarkan Gratifikasi Rp 436 Miliar

Nasional
Bakal Cagub Papua JWW-HMS Merasa Dipopulerkan Lewat Isu Ijazah Palsu

Bakal Cagub Papua JWW-HMS Merasa Dipopulerkan Lewat Isu Ijazah Palsu

Regional
Politisi Serbia-Kosovo Tewas Ditembak di Depan Kantornya

Politisi Serbia-Kosovo Tewas Ditembak di Depan Kantornya

Internasional
Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta

Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Minta Maaf kepada Korbannya

Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Minta Maaf kepada Korbannya

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM