Jokowi Sering Di-"bully", Megawati Sebut Banyak Anak Muda Tak Punya Sopan Santun - Kompas.com

Jokowi Sering Di-"bully", Megawati Sebut Banyak Anak Muda Tak Punya Sopan Santun

Ihsanuddin
Kompas.com - 08/09/2016, 17:18 WIB
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) dan calon presiden Joko Widodo (kanan) saat menghadiri acara serial Seminar Dewan Guru Besar Universitas Indonesia, di Kampus UI Salemba, Jakarta, Sabtu (30/11/2013). Seminar yang mengambil tema 'Indonesia Menjawab Tantangan Kepemimpinan Menuju Bangsa Pemenang' tersebut sebelumnya juga menghadirkan sejumlah tokoh seperti Prabowo Subianto, Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Wiranto, Mahfud MD dan Abraham Samad.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri menyesalkan banyaknya anak muda saat ini yang menggunakan media sosial untuk menjelek-jelekkan orang lain.

Bahkan tidak jarang netizen menjelek-jelekkan Presiden Joko Widodo di media sosial.

"Sekarang saya lihat anak muda sopan santunnya enggak ada. Di medsos Presiden sendiri dijelek-jelekin. Saya mikir kita ini negara apa toh," kata Megawati dalam pidatonya seusai melantik pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) masa bakti 2016-2020 di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Megawati menilai, perilaku menjelek-jelekkan orang lain di medsos itu tak sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Padahal, mayoritas masyarakat di Indonesia adalah Muslim. Seharusnya, kata dia, masyarakat bisa berkata dengan baik serta santun sesuai nilai keislaman.

Namun, yang terjadi, media sosial justru menjadi media untuk menjelekkan orang lain. Ia pun mengakui pernah di-bully di media sosial.

"Orang enggak kenal saya saja ikut mem-bully, saya dielek-elek (dijelek-jelekkan)," kata Presiden kelima RI itu.

Kompas TV Megawati: Memangnya Saya Minta Mahar?

PenulisIhsanuddin
EditorKrisiandi
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM