Jokowi Ubah Kebiasaan 17 Agustus, Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana - Kompas.com

Jokowi Ubah Kebiasaan 17 Agustus, Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 11/08/2016, 18:47 WIB
TRIBUNNEWS / DANY PERMANA Pasukan Paskibraka bertugas menaikan Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-70 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com — Bendera pusaka akan diperlakukan berbeda pada Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia yang jatuh pada Rabu (17/8/2016) mendatang.

"Untuk 17 Agustus 2016 ini, bendera pusaka akan diarak dari Monumen Nasional (Monas) ke Istana," ujar Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Pada perayaan kemerdekaan sebelumnya, bendera pusaka Merah Putih hanya diletakkan di  depan Presiden selama upacara bendera berlangsung. Namun, pada tahun ini, tradisi itu berubah. Perubahan ide ini datang dari Presiden Joko Widodo.

Presiden, kata Djumala, ingin agar simbol negara dapat disaksikan sekaligus dihormati oleh masyarakat.

"Biasanya kan sesuatu yang dihormati kan dibikin seremoni. Nah, inilah seremoninya," ujar Djumala.

Arak-arakan bendera pusaka tersebut dapat disaksikan masyarakat umum.

Persiapan perayaan Hari Kemerdekaan di Istana saat ini mencapai 75 persen. Tanggal 13, 14 dan 15 Agustus mendatang, Istana akan melaksanakan geladi bersih upacara seremoni untuk mematangkannya.

Kompas TV Ini Aksi Karisma Paskibra SMA 6

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorSabrina Asril
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM