Senin, 27 Maret 2017

Nasional

AS dan Norwegia Sumbang Dana untuk Perbaikan Hutan Indonesia

Rabu, 3 Februari 2016 | 16:17 WIB
KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Restorasi Gambut (BRG) mendapat bantuan dari luar negeri untuk memperbaiki hutan dan lahan gambut di Indonesia yang rusak karena kebakaran.

Negara yang sudah berkomitmen mengucurkan bantuan adalah Amerika Serikat dan Norwegia.

Kepala BRG Nazir Foead mengatakan, pada 29 Januari 2016, telah disepakati adanya bantuan dari beberapa yayasan di AS sebesar 15 juta dollar AS. Selain itu, ada juga komitmen pengucuran bantuan sebesar 30 juta dollar AS.

"Pada hari ini, 50 juta dollar AS dari Norwegia," kata Nazir di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (3/2/2016).



Bantuan dari Norwegia akan dicairkan dalam dua tahap dan disesuaikan dengan program kerja BRG.

"Saya harapkan bisa turun 25 (juta dollar AS) sebelum pertengahan tahun, sebelum akhir tahun turun lagi sisanya," kata Nazir.

Di lokasi yang sama, Menteri lingkungan hidup dan Perubahan Iklim Norwegia Vidar Helgesen mengatakan ingin memperkuat kerja sama penanganan lahan gambut Norwegia-Indonesia.

Norwegia ingin menunjukkan komitmennya dengan mengucurkan bantuan tersebut karena keberadaan hutan Indonesia juga akan memberikan dampak untuk negara lain di dunia.

"Kami juga mendukung upaya Indonesia untuk melakukan moratorium pembukaan lahan serta membuat embung-embung untuk menjaga agar kelembaban lahan gambut terjaga," ucap Helgesen.

Penulis: Indra Akuntono
Editor : Laksono Hari Wiwoho