AS dan Norwegia Sumbang Dana untuk Perbaikan Hutan Indonesia - Kompas.com

AS dan Norwegia Sumbang Dana untuk Perbaikan Hutan Indonesia

Indra Akuntono
Kompas.com - 03/02/2016, 16:17 WIB
KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Restorasi Gambut (BRG) mendapat bantuan dari luar negeri untuk memperbaiki hutan dan lahan gambut di Indonesia yang rusak karena kebakaran.

Negara yang sudah berkomitmen mengucurkan bantuan adalah Amerika Serikat dan Norwegia.

Kepala BRG Nazir Foead mengatakan, pada 29 Januari 2016, telah disepakati adanya bantuan dari beberapa yayasan di AS sebesar 15 juta dollar AS. Selain itu, ada juga komitmen pengucuran bantuan sebesar 30 juta dollar AS.

"Pada hari ini, 50 juta dollar AS dari Norwegia," kata Nazir di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (3/2/2016).

Bantuan dari Norwegia akan dicairkan dalam dua tahap dan disesuaikan dengan program kerja BRG.

"Saya harapkan bisa turun 25 (juta dollar AS) sebelum pertengahan tahun, sebelum akhir tahun turun lagi sisanya," kata Nazir.

Di lokasi yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Norwegia Vidar Helgesen mengatakan ingin memperkuat kerja sama penanganan lahan gambut Norwegia-Indonesia.

Norwegia ingin menunjukkan komitmennya dengan mengucurkan bantuan tersebut karena keberadaan hutan Indonesia juga akan memberikan dampak untuk negara lain di dunia.

"Kami juga mendukung upaya Indonesia untuk melakukan moratorium pembukaan lahan serta membuat embung-embung untuk menjaga agar kelembaban lahan gambut terjaga," ucap Helgesen.

PenulisIndra Akuntono
EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Terkini Lainnya

Djarot: Infonya Ada Penghuni Rusun yang Sudah Punya Mobil

Djarot: Infonya Ada Penghuni Rusun yang Sudah Punya Mobil

Megapolitan
Komentar Mendagri soal Usul Djarot Gubernur DKI Dipilih DPRD

Komentar Mendagri soal Usul Djarot Gubernur DKI Dipilih DPRD

Nasional
Staf Khusus Menkes: Sanksi Paling Adil Perombakan Manajemen RS Mitra Keluarga

Staf Khusus Menkes: Sanksi Paling Adil Perombakan Manajemen RS Mitra Keluarga

Nasional
Joker Sudah Tiga Kali Bubarkan Kebaktian di Rusun Pulogebang

Joker Sudah Tiga Kali Bubarkan Kebaktian di Rusun Pulogebang

Megapolitan
Djarot Akan Temui Luhut untuk Bahas Lahan MRT di Kampung Bandan

Djarot Akan Temui Luhut untuk Bahas Lahan MRT di Kampung Bandan

Megapolitan
Penjelasan Pengacara Setya Novanto soal Laporan Kinerja KPK yang Jadi Bukti Persidangan

Penjelasan Pengacara Setya Novanto soal Laporan Kinerja KPK yang Jadi Bukti Persidangan

Nasional
Jelang Akhir Jabatan, Djarot Sebut Bekerja seperti Pelari

Jelang Akhir Jabatan, Djarot Sebut Bekerja seperti Pelari

Megapolitan
Ini Alasan Bea Cukai Terapkan Pajak Barang Mahal dari Luar Negeri?

Ini Alasan Bea Cukai Terapkan Pajak Barang Mahal dari Luar Negeri?

Megapolitan
Komisi I: Pernyataan Panglima TNI soal 5.000 Senjata Tidak pada Tempatnya

Komisi I: Pernyataan Panglima TNI soal 5.000 Senjata Tidak pada Tempatnya

Nasional
Polisi Gandeng PPATK Telusuri Rekening Pemilik Situs Nikah Siri

Polisi Gandeng PPATK Telusuri Rekening Pemilik Situs Nikah Siri

Megapolitan
'Jangan Sampai PDI-P sebagai Partai Pemerintah Langgar UU karena Dukung Pansus Diperpanjang'

"Jangan Sampai PDI-P sebagai Partai Pemerintah Langgar UU karena Dukung Pansus Diperpanjang"

Nasional
Fahri Hamzah Tak Melihat Panglima TNI Bermanuver Politik

Fahri Hamzah Tak Melihat Panglima TNI Bermanuver Politik

Nasional
Ini Modus Pengusaha Online Shop Hindari Pajak yang Tercium Bea Cukai

Ini Modus Pengusaha Online Shop Hindari Pajak yang Tercium Bea Cukai

Megapolitan
 Ini Uang yang Ditemukan Polisi dari Pemilik Situs Nikah Siri

Ini Uang yang Ditemukan Polisi dari Pemilik Situs Nikah Siri

Megapolitan
Tindakan Antisipasi Pemkot Bekasi Tangkal Situs Sejenis Nikahsirri.com

Tindakan Antisipasi Pemkot Bekasi Tangkal Situs Sejenis Nikahsirri.com

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM