Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/10/2014, 02:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Calon menteri dari Partai Nasional Demokrat, seperti Siti Nurbaya, Ferry Mursyidan Baldan, dan Enggartiasto Lukita, terus mengikuti perkembangan pengumuman kabinet bentukan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang rencananya diumumkan pada Jumat malam.

"Tidak ada persiapan kok. Kami masih saja menunggu informasi pengumuman kabinet ini," kata Ferry Mursyidan Baldan di Sekretariat DPP Partai Nasdem.

Bahkan pada saat-saat pengumuman, sosok yang saat ini tercatat sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Partai Nasdem itu mengaku perasaannya biasa-biasa saja.

"Tak ada perasaan lain, masih biasa saja," katanya.

Sementara itu, suasana di ruang pertemuan Sekretariat DPP Partai Nasdem perlahan menjadi sepi ketika informasi pengumuman menteri kabinet Jokowi-JK batal dilakukan pada Jumat malam.

Jurnalis cetak dan elektronik serta beberapa pengunjung mulai beranjak dari ruang pertemuan tersebut. Bahkan ketiga calon menteri tersebut terinformasi sementara beristirahat di lantai tiga gedung yang dijadikan sekretariat ini.

"Mereka (Siti Nurbaya, Ferry Mursyidan Baldan, dan Enggartiasto Lukita) sementara beristirahat di lantai atas," kata Damianus Bilo, staf Ketua Umum Partai Nasdem.

Di sisi lain, terkait dengan rencana pengumuman kabinet Jokowi-JK, kemungkinan akan dilakukan hari Senin (27/10/2014) setelah pada hari Sabtu (25/10/2014) Presiden dan Wakil Presiden melakukan pembahasan mengenai nomenklatur kementerian bersama dengan DPR, dan sehari setelahnya, Minggu (26/10/2014), dilaksanakan pengenalan kabinet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Rekapitulasi Suara Papua dan Papua Pegunungan Hari Terakhir, Besok

KPU Rekapitulasi Suara Papua dan Papua Pegunungan Hari Terakhir, Besok

Nasional
Ketua PPLN Kuala Lumpur Akui 81.000 Surat Suara Tak Terkirim lewat Pos

Ketua PPLN Kuala Lumpur Akui 81.000 Surat Suara Tak Terkirim lewat Pos

Nasional
Komite HAM PBB Soroti Netralitas Jokowi pada Pilpres, Komisi I DPR: Dia Baca Contekan

Komite HAM PBB Soroti Netralitas Jokowi pada Pilpres, Komisi I DPR: Dia Baca Contekan

Nasional
Caleg Terancam Gagal di Dapil DIY: Eks Bupati Sleman hingga Anak Amien Rais

Caleg Terancam Gagal di Dapil DIY: Eks Bupati Sleman hingga Anak Amien Rais

Nasional
Jatam Laporkan Menteri Bahlil ke KPK atas Dugaan Korupsi Pencabutan Izin Tambang

Jatam Laporkan Menteri Bahlil ke KPK atas Dugaan Korupsi Pencabutan Izin Tambang

Nasional
Draf RUU DKJ: Gubernur Jakarta Dipilih lewat Pilkada, Pemenangnya Peraih Lebih dari 50 Persen Suara

Draf RUU DKJ: Gubernur Jakarta Dipilih lewat Pilkada, Pemenangnya Peraih Lebih dari 50 Persen Suara

Nasional
900 Petugas Haji Ikut Bimtek, Beda Pola dengan Tahun Lalu

900 Petugas Haji Ikut Bimtek, Beda Pola dengan Tahun Lalu

Nasional
Proses Sengketa Pemilu Berlangsung Jelang Lebaran, Pegawai MK Disumpah Tak Boleh Terima Apa Pun

Proses Sengketa Pemilu Berlangsung Jelang Lebaran, Pegawai MK Disumpah Tak Boleh Terima Apa Pun

Nasional
Budi Arie Mengaku Belum Dengar Keinginan Jokowi Ingin Masuk Golkar

Budi Arie Mengaku Belum Dengar Keinginan Jokowi Ingin Masuk Golkar

Nasional
PKB Ingin Hasil Pemilu 2024 Diumumkan Malam Ini

PKB Ingin Hasil Pemilu 2024 Diumumkan Malam Ini

Nasional
Hasto Bilang Suara Ganjar-Mahfud Mestinya 33 Persen, Ketum Projo: Halusinasi

Hasto Bilang Suara Ganjar-Mahfud Mestinya 33 Persen, Ketum Projo: Halusinasi

Nasional
KPK Duga Pelaku Korupsi di PT PLN Rekayasa Anggaran dan Pemenang Lelang

KPK Duga Pelaku Korupsi di PT PLN Rekayasa Anggaran dan Pemenang Lelang

Nasional
Prabowo-Gibran Menang di Jawa Barat, Raih 16,8 Juta Suara

Prabowo-Gibran Menang di Jawa Barat, Raih 16,8 Juta Suara

Nasional
KPK Usut Perkara Baru di PLN Unit Sumatera Bagian Selatan Terkait PLTU Bukit Asam

KPK Usut Perkara Baru di PLN Unit Sumatera Bagian Selatan Terkait PLTU Bukit Asam

Nasional
Menko Polhukam Pastikan Data Aman meski Sirekap Terhubung Server Luar Negeri

Menko Polhukam Pastikan Data Aman meski Sirekap Terhubung Server Luar Negeri

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com