Jokowi Janji Tetapkan 1 Muharram Jadi Hari Santri Nasional - Kompas.com

Jokowi Janji Tetapkan 1 Muharram Jadi Hari Santri Nasional

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 27/06/2014, 22:31 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Capres Joko Widodo saat mengunjungi Pondok Pesantren Babussalam di Desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur, Jumat (27/6/2014).

MALANG, KOMPAS.com - Calon presiden Joko 'Jokowi' Widodo menandatangani komitmen untuk menjadikan setiap tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional. Jika terpilih sebagai presiden, Jokowi menyatakan akan memperjuangkan janjinya itu.

"Satu Muharram menjadi Hari Santri Nasional saya sanggupi. Itu wajib diperjuangkan," ujar Jokowi, di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur, Jumat, Kamis (27/6/2014).

Ide menjadikan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional merupakan permintaan santri-santri di Ponpes asuhan Agus Thoriq bin Ziad itu. Permintaan itu dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani Jokowi.

Sekitar 500 orang santri dan ratusan warga yang mengikuti acara tersebut bersorak girang saat Jokowi menandatangani surat perjanjian tersebut. Mereka meneriakkan nama Jokowi berulang-ulang. Penandatanganan juga disaksikan beberapa kiai pondok pesantren tersebut.

Jokowi dijadwalkan melanjutkan safari politik di sejumlah kota di Jawa Timur mulai Jumat ini hingga pada Minggu (29/6/2014). Pertama, Jokowi mengunjungi Banyuwangi, berlanjut ke Jember, Malang dan sejumlah kota lainnya pada Sabtu (28/6/2014) besok.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM