Syiah Indonesia Dukung Jokowi-JK - Kompas.com

Syiah Indonesia Dukung Jokowi-JK

Rahmat Fiansyah
Kompas.com - 10/06/2014, 17:32 WIB
TEMPO / FULLY SYAFI Warga Syiah korban konflik bernuansa agama, dievakuasi oleh personil Brimob Polda Jatim, dari Desa Karang Gayam, Sampang, Madura, 27 Agustus 2012. Karya foto Pemenang II Kategori General News, Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2013.


JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) organisasi Syiah di Indonesia, secara bulat mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam pemilu presiden mendatang. Pasangan Jokowi-JK dinilai memiliki komitmen untuk mendukung Bhinneka Tunggal Ika.

"Kalau di tempat kita (IJABI) mungkin lebih saklek ke Pak Jokowi," kata Koordinator OASE (Organization of Ahlulbayt for Social Support and Education), Emilia Renita Az usai diskusi di Kantor Human Rights Working Group, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Emilia mengatakan, OASE adalah salah satu sayap organisasi dari IJABI. Dia menyatakan, keputusan dukungan kepada Jokowi-JK merupakan murni hasil fatwa dari Ketua Dewan Syuro IJABI, Jalaluddin Rakhmat, yang tak lain merupakan suami Emilia. Menurut dia, keputusan mendukung Jokowi-JK dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan diambil karena beberapa pertimbangan.

Pertama, kata dia, PDI Perjuangan merupakan partai politik yang kerap ditindas sepanjang sejarah seperti yang dialami kelompok minoritas di Indonesia, termasuk Syiah. Kedua, lanjut Emilia, PDI Perjuangan merupakan parpol yang memiliki komitmen terhadap keberagaman di Indonesia, termasuk kepada kelompok Syiah.

Dia mengatakan, suaminya yang juga beragama Islam Syiah, Jalaluddin belum tentu diterima di parpol lain jika bukan di PDI Perjuangan. "Suami saya juga jadi caleg PDI Perjuangan dan lolos ke parlemen," ucapnya.

Alasan lainnya, ujar Emilia, adalah keberadaan kelompok-kelompok intoleran yang berada di belakang Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Menurut dia, Jokowi-JK lebih menjanjikan kehidupan beragama yang toleran dan kondusif dibanding Prabowo-Hatta.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRahmat Fiansyah
EditorFidel Ali Permana
Komentar