Revolusi Mental Ala Jokowi Dianggap Tepat untuk Indonesia - Kompas.com

Revolusi Mental Ala Jokowi Dianggap Tepat untuk Indonesia

Ihsanuddin
Kompas.com - 15/05/2014, 19:18 WIB
Kompas.com/SABRINA ASRIL Gubernur DKI Jakrta Joko Widodo usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (14/5/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro menilai, konsep revolusi mental yang diusung bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo tepat dengan kondisi kekinian Indonesia. Menurutnya, mental masyarakat Indonesia saat ini sudah rusak dan harus diperbaiki.

"Mental yang memang jadi masalah kita. Sekarang ini kalau ada orang yang melakukan sesuatu yang benar malah aneh, kalau salah tidak apa-apa," kata Siti, dalam diskusi 'Revolusi Mental Joko Widodo' di Jakarta, Kamis (15/5/2014) siang.

Siti meyakini, revolusi mental ala Jokowi akan berdampak pada revolusi ekonomi, revolusi politik, revolusi sosial, dan revolusi berbagai aspek-aspek penting lainnya. Revolusi mental, menurut dia, bisa membawa bangsa Indonesia mencapai kemakmuran.

"Kita tidak bisa melihat Indonesia dari satu hal saja. Indonesia bukan urusan presiden atau capres-cawapres saja. Indonesia itu tergantung dari masyarakatnya, jadi masyarakat dulu yang harus dibenahi," lanjut Siti.

Ke depannya, kata dia, Jokowi harus mengaplikasikan konsep revolusi mental itu dalam tindakan dan kebijakan yang sesungguhnya. Ia yakin, jika diimplementasikan dengan baik, maka revolusi mental Jokowi akan membawa kemajuan bagi Indonesia.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM