Menlu: AS dan Australia Harus Kembalikan Kepercayaan Indonesia - Kompas.com

Menlu: AS dan Australia Harus Kembalikan Kepercayaan Indonesia

Kompas.com - 04/11/2013, 15:31 WIB
Kompas.com/SABRINA ASRIL Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengakui bahwa kepercayaan Indonesia terhadap Amerika Serikat dan Australia saat ini terus-menerus menurun pascakabar penyadapan yang dilakukan keduanya terhadap Indonesia. Kondisi tersebut dinilai dapat merusak hubungan bilateral antara Indonesia dan kedua negara tersebut.

"Jadi, mereka (Amerika Serikat dan Australia) perlu mengambil langkah-langkah untuk memulihkan kembali rasa kepercayaan ini," kata Marty di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (4/11/2013).

Menurutnya, kebenaran mengenai isu penyadapan ini harus segera dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, Marty mengatakan bahwa pihak berwenang, seperti Badan Intelijen Negara, seharusnya melakukan pengecekan terhadap kebenaran penyadapan yang telah dilakukan oleh Amerika Serikat dan Australia terhadap Indonesia.

Terlebih lagi, lanjut Marty, baik Kedutaan Besar Amerika Serikat maupun Kedutaan Besar Australia tidak membenarkan, tetapi tidak pula menyanggah kebenaran berita penyadapan itu.

"(Kebenaran penyadapan) itu lebih baik ditanyakan kepada institusi dan badan yang berwenang mengurusi ini, seperti BIN," ujar Marty.


Sebelumnya, telah terkuak skandal penyadapan komunikasi oleh badan intelijen Amerika Serikat. Bukan hanya negara-negara sekutu di Eropa yang menjadi sasaran, melainkan juga beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia. Belakangan diketahui pula, Australia yang merupakan salah satu sekutu dekat AS, turut menyadap Indonesia. Hal tersebut berdasarkan pemberitaan surat kabar terbitan Australia, Sydney Morning Herald.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Regional
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional
Pengendara Moge Tanpa Helm Nekat Terobos Pintu Tol di Makassar

Pengendara Moge Tanpa Helm Nekat Terobos Pintu Tol di Makassar

Regional
Harapan Menpora dari Ajang Pemanduan dan Identifikasi Bakat

Harapan Menpora dari Ajang Pemanduan dan Identifikasi Bakat

Olahraga
Pria di Inggris Pura-pura Sakit Demi Menumpang Ambulans ke Rumah Sakit

Pria di Inggris Pura-pura Sakit Demi Menumpang Ambulans ke Rumah Sakit

Internasional
Berenang di Danau Sunter, Tim Menteri Susi Masih Temukan Lumpur

Berenang di Danau Sunter, Tim Menteri Susi Masih Temukan Lumpur

Megapolitan
Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi Ditangkap Tim Saber Pungli

Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi Ditangkap Tim Saber Pungli

Regional
Tinjau Danau Sunter, Menteri Susi Bilang 'Ini Kerja Wali Kota, Tidak Ada Bau'

Tinjau Danau Sunter, Menteri Susi Bilang "Ini Kerja Wali Kota, Tidak Ada Bau"

Megapolitan

Close Ads X