Rabu, 1 Oktober 2014

News / Nasional

Direktur Perdata Kemenhuk dan HAM Mengundurkan Diri

Rabu, 9 Oktober 2013 | 20:03 WIB
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin

JAKARTA, KOMPAS.com — Lilik Sri Haryanto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perdata Direktorat Administrasi Hukum Umum (AHU) pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhuk dan HAM). Pengunduran diri ini dilakukan setelah Inspektorat Jenderal Kemenhuk dan HAM menyita uang Rp 95 juta dari apartemen Lilik.

"Saat ini Menhuk dan HAM sedang mempertimbangkan permohonan pengunduran diri Saudara Lilik dari Jabatannya sebagai Direktur Perdata, Direktorat Jenderal AHU," tulis Amir melalui siaran pers yang diterima wartawan, Rabu (9/10/2013).

Sebelumnya, Amir menjelaskan, pada Jumat (4/10/2013) dilakukan pemeriksaan yang dipimpin oleh inspektur wilayah dan beberapa auditor. Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan bahwa terdapat indikasi adanya keadaan di luar prosedur dalam proses penerbitan SK pengangkatan notaris di beberapa wilayah.

Tim Inspektorat Jenderal Kemehuk dan HAM juga menerima laporan adanya penyerahan uang kepada Lilik. Lilik diduga menerima Rp 95 juta melalui Staf Direktorat Perdata. Tim kemudian melakukan pemeriksaan dan menyita uang tersebut yang berada di apartemen Lilik, Sabtu (5/10/2013) dini hari.

Amir juga menegaskan tidak ada tangkap tangan yang dilakukan Wamenhuk dan HAM Denny Indrayana terhadap Lilik ketika diduga menerima uang suap terkait proses pengangkatan notaris di beberapa wilayah.

Dugaan penyimpangan yang dilakukan Lilik diketahui setelah ada laporan masyarakat dan pemeriksaan tim Inspektorat Jenderal Kemenhuk dan HAM. Amir memastikan pelayanan publik di Direktorat Perdata juga tidak akan terganggu dengan adanya kasus ini. Sementara itu, Amir mengatakan kasus ini akan ditindaklanjuti oleh KPK.

Penulis: Dian Maharani
Editor : Hindra Liauw