Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Konser" Dadakan Gita Wirjawan di Pra-Konvensi Demokrat

Kompas.com - 28/08/2013, 12:25 WIB
Sandro Gatra

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
— Ada yang berbeda dalam proses pra-Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat di Wisma Kodel, Jakarta, Rabu (28/8/2013). Kandidat peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, Gita Wirjawan, tiba-tiba bermain piano seusai pertemuan dengan Komite Konvensi.

Begitu keluar dari ruang pertemuan, Gita langsung menghampiri piano yang memang sudah ada di ruang konferensi pers. Tanpa basa-basi, 10 jari Menteri Perdagangan itu langsung menekan tuts-tuts piano.

Ternyata, Gita memainkan lagu berjudul "Padamu Negeri". Sekitar dua menit, Gita menghibur para anggota Komite Konvensi dan puluhan wartawan. Seperti layaknya konser, Gita terus diterangi kilatan flash kamera para wartawan.

"We want more, we want more," seloroh para wartawan setelah Gita berhenti bermain piano.

Para anggota Komite Konvensi bertepuk tangan. Gita hanya tertawa. Anggota Komite Konvensi Vera Febrianti mengatakan, ia yang meminta agar Gita memainkan piano.

"Kita minta tunjukkan dong kemampuannya selain blusukan," tutur Vera.

Seperti diketahui, pra-Konvensi Capres Demokrat merupakan proses perkenalan dan pendalaman para kandidat capres secara tertutup. Dalam proses sekitar satu jam itu, setiap calon ditanya visi dan misi menjadi presiden.

Gita mendapat giliran pertama pada hari kedua pra-konvensi. Rencananya, kandidat lain yang akan menghadiri pra-konvensi pada hari ini, yakni Pramono Edhie Wibowo, Marzuki Alie, Dahlan Iskan, Sinyo Harry Sarundajang, dan Ali Masykur Musa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar 33 Pengajuan Amicus Curiae Sengketa Pilpres 2024 di MK

Daftar 33 Pengajuan Amicus Curiae Sengketa Pilpres 2024 di MK

Nasional
Apa Gunanya 'Perang Amicus Curiae' di MK?

Apa Gunanya "Perang Amicus Curiae" di MK?

Nasional
Dampak Erupsi Gunung Ruang: Bandara Ditutup, Jaringan Komunikasi Lumpuh

Dampak Erupsi Gunung Ruang: Bandara Ditutup, Jaringan Komunikasi Lumpuh

Nasional
Megawati Lebih Pilih Rekonsiliasi dengan Jokowi atau Prabowo? Ini Kata PDI-P

Megawati Lebih Pilih Rekonsiliasi dengan Jokowi atau Prabowo? Ini Kata PDI-P

Nasional
Yusril Sebut Kekalahan Prabowo di Aceh Mentahkan Dugaan 'Cawe-cawe' Pj Kepala Daerah

Yusril Sebut Kekalahan Prabowo di Aceh Mentahkan Dugaan "Cawe-cawe" Pj Kepala Daerah

Nasional
Kejagung Kembali Sita Mobil Milik Harvey Moeis, Kini Lexus dan Vellfire

Kejagung Kembali Sita Mobil Milik Harvey Moeis, Kini Lexus dan Vellfire

Nasional
Yusril Harap 'Amicus Curiae' Megawati Tak Dianggap Tekanan Politik ke MK

Yusril Harap "Amicus Curiae" Megawati Tak Dianggap Tekanan Politik ke MK

Nasional
Soal Peluang Rekonsiliasi, PDI-P: Kami Belum Bisa Menerima Perlakuan Pak Jokowi dan Keluarga

Soal Peluang Rekonsiliasi, PDI-P: Kami Belum Bisa Menerima Perlakuan Pak Jokowi dan Keluarga

Nasional
IKN Teken Kerja Sama Pembangunan Kota dengan Kota Brasilia

IKN Teken Kerja Sama Pembangunan Kota dengan Kota Brasilia

Nasional
Yusril Sebut 'Amicus Curiae' Megawati Harusnya Tak Pengaruhi Putusan Hakim

Yusril Sebut "Amicus Curiae" Megawati Harusnya Tak Pengaruhi Putusan Hakim

Nasional
ICW Dorong Polda Metro Dalami Indikasi Firli Bahuri Minta Rp 50 M Ke SYL

ICW Dorong Polda Metro Dalami Indikasi Firli Bahuri Minta Rp 50 M Ke SYL

Nasional
Sertijab 4 Jabatan Strategis TNI: Marsda Khairil Lubis Resmi Jabat Pangkogabwilhan II

Sertijab 4 Jabatan Strategis TNI: Marsda Khairil Lubis Resmi Jabat Pangkogabwilhan II

Nasional
Hasto Beri Syarat Pertemuan Jokowi-Megawati, Relawan Joman: Sinisme Politik

Hasto Beri Syarat Pertemuan Jokowi-Megawati, Relawan Joman: Sinisme Politik

Nasional
Menerka Nasib 'Amicus Curiae' di Tangan Hakim MK

Menerka Nasib "Amicus Curiae" di Tangan Hakim MK

Nasional
Sudirman Said Akui Partai Koalisi Perubahan Tak Solid Lagi

Sudirman Said Akui Partai Koalisi Perubahan Tak Solid Lagi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com