Kamis, 24 Juli 2014

News / Nasional

Detik-detik Kemerdekaan, KPK Luncurkan "Radio Streaming"

Sabtu, 17 Agustus 2013 | 12:23 WIB
KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi (kanan) melakukan siaran perdana pada peluncuran Radio
JAKARTA, KOMPAS.com — Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8/2013), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan radio streaming "KanalKPK". Radio berbasis website tersebut dapat diakses melalui laman www.kpk.go.id/streaming.

"Radio ini setidaknya menjadi salah satu program unggulan KPK. Program yang menurut saya signifikan karena dengan program ini orang bisa lebih mengenal KPK," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandupraja saat meresmikan Radio "KanalKPK" di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Hadir pula dalam acara peresmian ini Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Sekretaris Jenderal KPK Anis Said Basalamah, serta jajaran pejabat KPK lainnya. Radio ini diluncurkan tepat pukul 09.55 WIB, atau pada waktu yang sama saat Presiden pertama RI Soekarno membacakan teks proklamasi 68 tahun silam.

Kini, Radio "Kanal KPK" telah mengudara. Siaran perdananya dilakukan secara langsung (live) pada hari ini di Studio Radio-TV KPK di lantai 3 Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Selanjutnya, "KanalKPK" akan menyajikan siaran langsung streaming selama empat jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Program radio ini akan menginformasikan kinerja KPK serta produk-produk KPK, kampanye antikorupsi, hingga laporan seputar kasus-kasus korupsi.

"Radio KPK tidak hanya kampanyekan program KPK, tapi juga bagaimana nanti dalam pilpres tidak ada money politic. Bisa juga jadi semacam second opinion mengenai pemberitaan-pemberitaan yang ada di luar," kata Juru Bicara KPK Johan Budi.

Radio "KanalKPK" juga terbuka sebagai penyedia konten siaran untuk radio komunitas, satelit/jaringan, dan radio swasta lainnya. Selain itu, radio ini menerima konten dari radio komunitas dan jaringan antikorupsi untuk memperkaya konten siarannya.

Bambang Widjojanto mengungkapkan, pihaknya telah bekerja sama denga Radio Republik Indonesia serta radio-radio di daerah untuk memperluas lingkup siaran. Nantinya, ada program "KanalKPK" yang akan disiarkan di radio-radio tersebut.

Ke depannya, "KanalKPK" akan dilengkapi dengan video dan gambar. Diharapkan, kata Adnan, keberadaan Radio "KanalKPK" ini dapat menjawab harapan publik agar KPK bisa hadir di semua wilayah Indonesia.

"Setiap bulan kami menerima undangan daerah untuk datang ke sana. Mereka ingin bertemu dengan kita, dialog dengan KPK, berbagi informasi soal membangun Indonesia bebas korupsi, tapi karena kesibukan kami, melalu radio inilah salah satu cara efektif untuk menyapa mereka," ujar Adnan.

Penulis: Icha Rastika
Editor : Kistyarini