Soal Korupsi E-KTP, Ini Komentar Mendagri - Kompas.com

Soal Korupsi E-KTP, Ini Komentar Mendagri

Sandro Gatra
Kompas.com - 02/08/2013, 18:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terpidana Muhammad Nazaruddin menuding adanya korupsi dalam proyek kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP. Menurut Nazaruddin, ada sejumlah anggota DPR terlibat. Bagaimana tanggapan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi?

Gamawan mengatakan, apa yang diucapkan Nazaruddin itu merupakan nyanyian lama. Menurut Gamawan, pihaknya tidak terlibat jika ada korupsi. Pasalnya, keterkaitan pihaknya adalah pada proses tender.

"Sebelum (tender) diumumkan, Nazaruddin sudah ditangkap," kata Gamawan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Gamawan lalu mempertanyakan kapan korupsi itu terjadi. Pasalnya, kata dia, E-KTP itu diuji coba tahun 2008, 2009, dan 2010. Adapun proyek baru berjalan 2011. "Kita kan enggak tahu yang mana. Kalau yang dia katakan yang 2011, Nazaruddin sudah tertangkap, belum selesai tender," kata dia.

Gamawan menjamin tidak ada penyimpangan dalam proses tender. Pihaknya sudah meminta audit Badan Pemeriksa Keuangan. Komisi Pemberantasan Korupsi juga sudah melakukan pemeriksaan proyek tersebut.

Seperti diberitakan, Nazaruddin menuding Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Setya Novanto terlibat kasus dugaan korupsi proyek E-KTP. Kejaksaan pernah mengusut proyek E-KTP, tetapi kemudian dihentikan (SP3) dengan alasan tidak cukup bukti.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSandro Gatra
EditorHindra Liauw
Komentar
Terkini Lainnya
Diduga karena Cemburu, Seorang Kakek Bunuh Istrinya
Diduga karena Cemburu, Seorang Kakek Bunuh Istrinya
Regional
Mendagri Duga Dinamika Pilkada 2018 Akan Jadi Strategi Pemilu 2019
Mendagri Duga Dinamika Pilkada 2018 Akan Jadi Strategi Pemilu 2019
Nasional
Tawuran di Jalan Dewi Sartika, Seorang Pemuda Tertancap Celurit
Tawuran di Jalan Dewi Sartika, Seorang Pemuda Tertancap Celurit
Megapolitan
ICJR: Pola Intimidasi Kasus Novel Akan Terus Berulang jika Polisi Gagal Mengungkapnya
ICJR: Pola Intimidasi Kasus Novel Akan Terus Berulang jika Polisi Gagal Mengungkapnya
Nasional
Sandiaga Berencana ke Washington DC Soal Pembangunan Stadion
Sandiaga Berencana ke Washington DC Soal Pembangunan Stadion
Olahraga
Dishub DKI Sebut Juru Parkir Liar di Kalijodo Merupakan 'Pemain Lama'
Dishub DKI Sebut Juru Parkir Liar di Kalijodo Merupakan "Pemain Lama"
Megapolitan
Peringati Isra Miraj, Sandi Ingat Perjuangan Nabi Muhammad yang Menginspirasi
Peringati Isra Miraj, Sandi Ingat Perjuangan Nabi Muhammad yang Menginspirasi
Megapolitan
Arus Balik Libur 'Isra Mi'raj', 21 Gardu Tol Cikarang Utama Dioperasikan
Arus Balik Libur "Isra Mi'raj", 21 Gardu Tol Cikarang Utama Dioperasikan
Megapolitan
Kasus 'Chat' WhatsApp, Polisi Berencana Panggil Rizieq Shihab
Kasus "Chat" WhatsApp, Polisi Berencana Panggil Rizieq Shihab
Megapolitan
Pengamen Ditemukan Tewas di Masjid Jalan Cikoko
Pengamen Ditemukan Tewas di Masjid Jalan Cikoko
Megapolitan
Pekerja Proyek Atrium Mulya Tewas Setelah Jatuh dari Lantai 6
Pekerja Proyek Atrium Mulya Tewas Setelah Jatuh dari Lantai 6
Megapolitan
Yorrys Sebut Elektabilitas Golkar Menurun karena Setya Novanto Diduga Terlibat Kasus E-KTP
Yorrys Sebut Elektabilitas Golkar Menurun karena Setya Novanto Diduga Terlibat Kasus E-KTP
Megapolitan
Pemerintah Harap RUU Pemilu Rampung pada Masa Sidang Mei 2017
Pemerintah Harap RUU Pemilu Rampung pada Masa Sidang Mei 2017
Nasional
Selasa 25 April, Dishub Akan Tertibkan Juru Parkir Liar di Kalijodo
Selasa 25 April, Dishub Akan Tertibkan Juru Parkir Liar di Kalijodo
Megapolitan
Oposisi Dikalahkan di Dekat Hama, Pasukan Suriah dan Sekutu Menang
Oposisi Dikalahkan di Dekat Hama, Pasukan Suriah dan Sekutu Menang
Internasional

Close Ads X