Rabu, 30 Juli 2014

News / Nasional

Sebagian Bendungan Wai Ela Jebol, 32 Orang Terluka

Kamis, 25 Juli 2013 | 12:59 WIB
Kompas.com/ Rahman Patty Alarm tanda bahaya (sirine) yang dipasang di Bendungan Way Ela berbunyi dan memaksa ratusan warga negeri lima Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah mengungsi, Rabu (24/7/2013).

AMBON, KOMPAS.com - Sebagian bendungan Wai Ela di Maluku Tengah, Kamis (25/7/2013) pukul 10.30 WIT, jebol akibat tekanan volume air di bendungan yang makin meningkat. Hujan yang terus turun khawatir menyebabkan seluruh bendungan jebol.

Kepala Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, bencana itu menyebabkan 8 orang terluka parah dan 24 luka ringan. Masyarakat Desa Negeri Lima sebanyak 5.227 jiwa atau 1.027 KK telah dievakuasi di desa sekitarnya yang aman.

Menurut Sutopo, Kepala BNPB Syamsul Maarif telah melaporkan kejadian ini kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kepala BNPB juga telah memerintahkan pengiriman bantuan logistik berupa tenda pengungsi, tenda pengungsi, permakanan, sandang dan lainnya sebanyak 15 ton dengan mengerahkan 2 pesawat Hercules TNI-AU.

"Tim BNPB juga dikirim untuk memberikan pendampingan penanganan bencana tersebut," jelas Sutopo melalui siaran pers, Kamis (25/7/2013).

Sutopo meminta masyarakat di sekitar Wai Ela tetap siaga karena curah hujan masih tinggi. Tipe iklim di Maluku adalah tipe lokal yang dipengaruhi oleh perairan sekitar Maluku sehingga puncak hujan terjadi pada Juli.

Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Farid Assifa