Selasa, 21 Oktober 2014

News / Nasional

Elektabilitas Jokowi Tinggi, Ini Komentar Ical

Senin, 1 Juli 2013 | 17:24 WIB
KOMPAS. com/Indra Akuntono Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie

Terkait


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menanggapi santai hasil survei yang menunjukkan tingginya elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden 2014. Aburizal yang juga sudah mendeklarasikan diri sebagai capres dari Partai Golkar tersebut malah mengatakan, semua orang yang mencalonkan diri harus bekerja keras.

Fabian Januarius Kuwado Gubernr DKI Joko Widodo berkunjung ke rumah Yusril Ihza Mahendra, Kamis (27/6/2013).

“Semua calon mesti kerja keras. Pak Jokowi belum mencalonkan kan,” kata Aburizal singkat di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (1/7/2013), saat akan menjenguk Ketua DPP Partai Golkar Rusli Zainal yang ditahan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan korupsi kehutanan.

Berdasarkan survei Indonesia Research Centre (IRC) yang dilakukan pada Mei 2013, Jokowi dianggap sebagai salah satu sosok yang layak menjadi calon presiden 2014. Elektabilitas Jokowi dianggap terus menanjak.

Menurut hasil survei tersebut, sebanyak 24,8 persen responden memilih Jokowi sebagai presiden jika pemilihan presiden dilakukan saat ini. Di bawahnya, ada Prabowo Subianto (14,8 persen), Aburizal Bakrie (7,9 persen), Wiranto (3,9 persen), Mahfud MD (3,7 persen), Dahlan Iskan (3,5 persen), Rhoma Irama (2,7 persen), Hari Tanoesoedibjo (2,3 persen), dan Ani Yudhoyono (2,0 persen).

Selain tokoh-tokoh tersebut, ada beberapa figur lain yang dipilih responden. Akan tetapi, tingkat keterpilihannya tidak lebih dari satu persen. Mereka adalah Hatta Rajasa, Surya Paloh, Sri Mulyani, Anis Matta, Rustriningsih, Puan Maharani, Yusril Ihza Mahendra, Gita Wirjawan, Djoko Suyanto, Hidayat Nur Wahid, dan Sutiyoso. Survei IRC menggunakan metode penarikan sampel dan dilakukan melalui wawancara tatap muka pada Mei 2013. Sebanyak 1.800 responden terlibat dalam survei ini dengan margin of error 2,3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Penulis: Icha Rastika
Editor : Caroline Damanik