Chandra Hamzah: RUU KUHAP Ancam KPK - Kompas.com

Chandra Hamzah: RUU KUHAP Ancam KPK

Sabrina Asril
Kompas.com - 11/06/2013, 20:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Chandra Hamzah, menilai RUU KUHAP yang saat ini tengah digodok di Parlemen berpotensi melemahkan fungsi penindakan KPK. Hal ini karena fungsi penyelidikan KPK dihilangkan dalam pasal 1 ayat 1 draft RUU tersebut.

"Di dalam draft itu, konsep penyelidikan dan penyidikan dijadikan satu. Jadi tidak ada lagi fungsi penyelidik, yang ada hanya hanya penyidik," ujar Chandra dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Chandra mengatakan peniadaan fungsi penyelidik memiliki konsekuensi hukum bagi seluruh institusi penegak hukum, termasuk KPK. Masalahnya, lanjut Chandra, hilangnya penyelidik dari institusi penegak hukum akan membuat beberapa kewenangan juga turut hilang. "Penyelidik penuntut itu kan punya wewenang untuk memerintahkan pencekalan, penyadapan, hingga pemblokiran bank. Karena penyelidikan hilang, maka di KPK tidak boleh lagi dilakukan tindakan-tindakan itu," ucap Chandra.

Chandra juga mencontohkan, pada tahap penyelidikan, penyelidik akan mengumpulkan barang bukti untuk meningkatkan perkara ke tahap penyidikan. Jika dua alat bukti sudah terkumpul, maka sebuah perkara bisa naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. "Namun, kalau penyelidikan ditiadakan dan langsung penyidikan, dengan begini penyidikan di KPK bisa bubar jalan. Kalau penyelidikan tidak ada, maka bagian penindakan tidak akan jalan," katanya lagi.

Komisi III DPR saat ini masih menggodok rancangan KUHP dan KUHAP yang diserahkan pemerintah beberapa bulan lalu. Komisi ini sudah melakukan studi banding ke Belanda, Prancis, dan Inggris. Selain itu, Komisi III juga mengundang sejumlah praktisi hingga akademisi untuk menyempurnakan rancangan UU tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSabrina Asril
EditorHindra Liauw
Komentar

Terkini Lainnya

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Megapolitan
Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Nasional
Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Regional
Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Megapolitan
Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Regional
TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

Nasional
Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Nasional
Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Olahraga
Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Megapolitan
Survei Pilkada Jatim: Pemilih 'Cuek' ke Khofifah, yang 'Galau' ke Gus Ipul

Survei Pilkada Jatim: Pemilih "Cuek" ke Khofifah, yang "Galau" ke Gus Ipul

Regional
Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Megapolitan
Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Megapolitan
Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Regional
Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Regional
Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Olahraga

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM