Jumat, 19 Desember 2014

News / Nasional

Hasil Raker Anggaran Kurikulum 2013 Komisi X-Kemdikbud

Selasa, 21 Mei 2013 | 13:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Kerja antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Komisi X DPR-RI tentang Anggaran Kurikulum 2013 berlangsung alot pada saat penyusunan kesimpulan. Raker yang dimulai, Senin (20/5/2013) pukul 20.00 Wib, itu berlangsung tanpa rehat hingga Selasa (21/5/2013) pukul 00.30 Wib.

Perdebatan alot justru terjadi antaranggota Panitia Kerja (Panja) Kurikulum 2013. Inti perdebatan mengenai batas waktu pengambilan keputusan Panja Kurikulum 2013, apakah paling lambat 23 Mei 2013 atau secepatnya.

Pada akhirnya, Fraksi PKS memilih tidak setuju dengan penetapan waktu "paling lambat 23 Mei 2013". Adapun Fraksi PPP tetap bersikukuh menghendaki pada bagian kesimpulan cukup dituliskan dengan kata-kata 'secepatnya'. "Tidak perlu pakai deadline seperti itu. Seperti paranoid dan tidak percaya saja dengan panja. Tanpa deadline itu, panja tetap bertekad bekerja secepatnya," kata Reni Marlinawati dari F-PPP.

Menanggapi perdebatan antaranggota panja itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh hanya tersenyum. "Itu kan hanya masalah penggunaan kata. Begitu saja kok susah. Yang penting sama-sama sepakat, kita harus kerja cepat. Besok juga bisa saya berikan apa yang diminta raker ini," ujarnya seusai raker sambil geleng-geleng dan tersenyum-senyum.

Pada bagian kesimpulan hasil raker itu, Komisi X mendesak mendikbud untuk segera menyampaikan perubahan anggaran Kurikulum 2013 menjadi Rp 829 miliar (sesuai hasil konsultasi Kemdikbud dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan/BPKP). Itu harus disertai dengan lampiran alokasi rincian anggaran Kurikulum 2013 per kegiatan dalam bentuk RKA K/L. Dokumen itu akan menjadi bahan kajian dalam pengambilan keputusan panja Kurikulum 2013.

Berikut poin-poin pembahasan yang penting dalam raker kali ini:

1. Cakupan sasaran sekolah turun dari 102.453 sekolah menjadi 6.325 sekolah dengan jumlah guru 55.762 orang dan 1.570.337 siswa SD hingga SMA/SMK. Jumlah buku yang dibutuhkan sebanyak 9.767.280 eksemplar.

2. Jadwal pengadaan buku yang telah ditetapkan Kemdikbud adalah pengumuman lelang (17 Mei-2 Juni), pengumuman pemenang (3 Juni), tanda tangan kontrak dan penyerahan naskah buku (10 Juni), buku guru/siswa sebagai bahan pelatihan sampai di LPMP (4 Juli), dan buku siswa sampai di sekolah (14 Juli). Khusus mengenai proses pencetakan buku ini jadwal yang direncanakan 35 hari kalender dengan rincian 20 hari pencetakan, 5 hari pengepakan, dan 10 hari pengiriman.

3. Pelatihan guru untuk semester I (Juni-Juli 2013). Pada semester I dilakukan pelatihan guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan pelatihan materi untuk mata ajar semester I. Adapun untuk semester II (September-Novemver 2013) dilakukan pelatihan guru untuk mata ajar semester II, evaluasi implementasi kurikulum semester I, dan remedi bagi peserta yang masih perlu peningkatan pemahaman. Alokasi jam pelatihan guru 52 jam (semester I) dan 30 jam (semester II). Alokasi jam pelatihan untuk kepala sekolah sebanyak 70 jam. Pelatihan akan dimulai 4-8 Juni untuk instruktur nasional, pelatihan guru/kepsek/pengawas inti (11-12 Juni), pelatihan guru/kepsek/pengawas sasaran (8-13 Juli), dan implementasi di sekolah (15 Juli).


Penulis: Luki Aulia
Editor : Rusdi Amral