Songsong Pemilu, KPU Bangun 4 Aplikasi Teknologi - Kompas.com

Songsong Pemilu, KPU Bangun 4 Aplikasi Teknologi

Dani Prabowo
Kompas.com - 17/04/2013, 21:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum memiliki empat sistem aplikasi berbasis teknologi informasi. Keempat aplikasi baru yang diketahui bernama Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), Sistem Informasi Calon (Silon), Sistem Informasi Penghitungan (Situng), dan Sistem Informasi Logistik (Silog), berfungsi membantu pelaksanaan proses Pemilu Legislatif 2014.

"Alat-alat bantu ini diupayakan untuk mempermudah kerja," kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Kantor KPU, Rabu (17/4/2013).

Guna mengembangkan sistem aplikasi tersebut, kata Ferry, KPU bekerja sama dengan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), Lembaga Sandi Negara, dan Kementerian Komunikasi dan Informasi. Tidak tangung-tanggung, KPU mengalokasikan dana sebesar Rp 40 miliar untuk membangun sistem aplikasi tersebut.

Ferry menuturkan, dari empat sistem aplikasi itu, baru aplikasi Silog yang telah dilakukan uji publik sedangkan tiga sistem aplikasi lain belum menjalani uji publik. "Kami harap uji publik bisa dilakukan April atau Mei 2013," katanya.

KPU hingga saat ini masih menunggu hasil audit yang dilakukan BPPT selesai. Selain keempat sistem aplikasi itu, KPU juga mengembangkan sejumlah aplikasi lain di antaranya Sistem Informasi Daerah Pemilihan, aplikasi pengarsipan digital, dan aplikasi penyelenggara pemilu.

Ferry menjamin, banyaknya sistem aplikasi berbasis teknologi informasi yang dimiliki KPU tidak akan menghambat proses pelaksanaan pemilu itu sendiri. Justru aplikasi tersebut diharapkan untuk mengantisipasi terjadinya kasus peretasan terhadap sistem komputer KPU seperti yang terjadi di tahun 2004 dan 2009.

"Kami akan upayakan supaya tak membuat terlambat. Badan Pengawas Pemilu juga akan kami libatkan, agar mereka paham pengoperasiannya," ujar dia.

PenulisDani Prabowo
EditorHindra
Komentar

Terkini Lainnya

Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

Internasional
Sandiaga: Kami Tak Mau 'Launching' Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

Sandiaga: Kami Tak Mau "Launching" Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

Megapolitan
'Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun'

"Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun"

Megapolitan
Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

Internasional
Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

Megapolitan
Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

Nasional
Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

Internasional
Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

Megapolitan
Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

Internasional
Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

Regional
PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

Internasional
Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

Internasional
Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

Regional
Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

Internasional
700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM