Kamis, 17 April 2014

News / Nasional

Diperketat Penjagaan Perbatasan di Kalimantan

Senin, 4 Maret 2013 | 17:32 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com - Mengantisipasi perkembangan keamanan di Negara Bagian Sabah, Malaysia, yang memanas, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia Markas Besar TNI meningkatkan penjagaan di Nunukan, Kalimantan Timur. Peningkatan penjagaan dilakukan untuk mencegah masuknya kelompok bersenjata Kesultanan Sulu Selatan yang sedang berseteru dengan Malaysia.

"Karena Sabah berbatasan langsung dengan Nunukan, maka kami selaku yang dipercaya menjaga pos-pos perbatasan siaga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Komandan Batalion Infantri 407/Padmakusuma, Mayor Infantri Ari Aryanto, di Nunukan, Senin (4/3/2013).

Dari 29 pos perbatasan yang berada dalam wilayah tugas penjagaannya, ujar Ari, terdapat 23 pos yang langsung berbatasan dengan Sabah, Malaysia. "Saya sudah perintahkan kepada anggota yang berjaga di pos-pos yang berbatasan antara Nunukan dengan Sabah agar memperketat penjagaan keluar-masuk seseorang," ujar Ari.

Ari mengakui konflik Sabah tidak tertutup kemungkinan melebar dan bisa masuk wilayah Indonesia melalui Kabupaten Nunukan. "Dua hari lalu (misalnya) sempat mendapatkan informasi kelompok bersenjata Filipina mulai merapat ke wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, untuk menyerang tentara Malaysia yang menjaga pos perbatasan."

Dua pos perbatasan dianggap cukup rawan menjadi jalan masuk pasukan Kesultanan Sulu. Kedua pos itu berada di Pos Sebatik dan Sei Menggaris. "Ada banyak jalan tikus yang bisa dilewati," ujar Ari. (Ade Marboen)

 


Editor : Palupi Annisa Auliani
Sumber: