Menentukan Nama Bayi Lewat "Voting" - Kompas.com

Menentukan Nama Bayi Lewat "Voting"

Kompas.com - 27/02/2013, 16:46 WIB

KOMPAS.com - Mencari nama terutama untuk calon bayi bukan pekerjaan mudah dan umumnya bersifat personal. Nama bayi merupakan hal istimewa yang sarat kenangan bukan hanya bagi pasangan namun bagi si anak kelak. Menceritakan anak mengenai asal namanya, menjadi salah satu momen berharga dalam keluarga.
 
Sebagian orang menganggap penting makna pemilihan nama bayi dan hanya ingin membagi momen ini kepada sedikit mungkin orang. Namun sebagian orang lainnya punya pendapat berbeda. Ibu hamil di Los Angeles, Natasha Hill termasuk tipe orang yang mungkin tak mengganggap pemilihan nama calon bayi sebagai sesuatu hal yang pribadi. Ia mengijinkan orang lain campur tangan dalam menentukan nama bayi melalui media sosial. Sejak dinyatakan positif hamil pada 30 Januari 2013, Natasha mulai mencari sejumlah pilihan nama bayi, baik perempuan mau pun laki-laki.

Natasha kemudian memutuskan mengikuti kontes pemungutan suara nama bayi untuk calon orangtua. Kontes ini mencari calon orangtua yang mengizinkan orang lain menentukan nama bayi dari voting di media sosial.

Kontes bertajuk "Belly Branding" ini diselenggarakan website BellyBallot. Website ini memfasilitasi penggunanya untuk mem-posting nama calon bayi dan menyebarkannya melalui media sosial untuk mencari dukungan (voting) keluarga dan teman-teman. Tak disangka kontes ini menarik perhatian banyak pasangan. Natasha salah satunya, dan ia terpilih sebagai pemenang yang berhak mendapatkan hadiah 5.000 dollar (sekitar Rp 48,5 juta rupiah).

Website ini akan memilih sejumlah nama bayi yang sedang menjadi tren, juga nama bayi referensi dari pihak sponsor. Nama-nama ini nantinya akan masuk daftar voting. Setiap orang bebas memilih satu nama bayi perempuan dan satu nama bayi laki-laki. Nama perempuan dan laki-laki yang paling banyak dipilih akan menjadi nama bayi Natasha, tentunya tergantung apakah Natasha melahirkan bayi perempuan atau laki-laki nantinya. Tahapan voting berlangsung 18-22 Maret.

Uang yang Natasha dapatkan dari kontes ini akan dipergunakan untuk membayar beberapa tagihan, juga untuk menyiapkan dana pendidikan anaknya kelak.

Bagaimana menurut Anda, rela mengijinkan ribuan bahkan jutaan orang menentukan nama bayi Anda?


 

 

Editorwawa