Rabu, 23 Juli 2014

News / Nasional

Sutiyoso: Bangun Waduk Raksasa di Jakarta Selatan

Sabtu, 19 Januari 2013 | 13:40 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah pusat diminta beperan dalam mengatasi banjir di Jakarta. Peran berarti yang bisa dilakukan pemerintah pusat adalah membangun waduk raksasa untuk menampung air di wilayah Jakarta Selatan

"Kita butuh tiga sampai empat waduk besar. Harusnya diambil alih pemerintah pusat, departemen pekerjaan umum," kata mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso saat mengunjungi Gedung UOB Plaza, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2013), untuk memantau proses evakuasi para korban yang terjebak banjir di basement gedung itu.

"Kalau tahun depan enggak ada gejala bangun waduk di Selatan, ya siap-siap saja lima tahun lagi," ujarnya.

Terkait insiden di UOB Plaza, Sutiyoso menilai pentingnya dilakukan evaluasi atas pembangunan gedung tersebut. Dia mengatakan, gedung UOB harus dibongkar dan diperbaiki jika memang terbukti melanggar persyaratan izin mendirikan bangunan (IMB).

"Itu kan IMB ada persyaratannya di situ. Lihat saja nanti kalau sudah kering, apa yang dilanggar. Kalau menyimpang dari IMB, harus disesuaikan, dibongkar," kata Sutiyoso.

Meskipun demikian, Sutiyoso meminta masyarakat agar tidak menduga-duga terlebih dahulu mengenai kemungkinan pelanggaran dalam pembangunan gedung tersebut. Dia mengatakan, hal yang perlu menjadi fokus saat ini adalah evakuasi para korban.

"Sekarang fokus dulu bagaimana evakuasi korban," ucapnya.

Sutiyoso juga mengaku sudah mengecek kepemilikan IMB Plasa UOB. Sejauh informasi yang diterimanya, gedung tersebut memiliki IMB dan sudah dilengkapi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Masuknya air bah ke basement Plasa UOB tersebut, katanya, memang suatu musibah yang harus dijadikan pelajaran ke depan. "Mungkin pemilik gedung tidak berpikir akan ada air bah. Biasanya kan banjir airnya masuk sedikit-sedikit, tapi ini karena tanggul jebol jadi seperti air bah," ujar Sutiyoso

Seperti diketahui, sebagian besar wilayah Jakarta tergenang air pada Kamis (16/1/2013). Jebolnya tanggul Latuharhary ditambah hujan deras yang seharian mengguyur Jakarta berimbas pada terputusnya akses transportasi.

Limpahan air bah akibat jebolnya tanggul Latuharhary melimpah hingga ke basement Gedung UOB Plaza yang terletak tidak jauh dari lokasi jebolnya tanggul. Sejumlah orang diduga terjebak di dalam basement

Hingga kini, pencarian korban masih berlangsung. Tim SAR berhasil mengeluarkan tiga korban, dua di antaranya selamat, Jumat (18/1/2013). Korban tewas ditemukan pada Sabtu ini sekitar pukul 05.30 pagi.


Penulis: Icha Rastika
Editor : Heru Margianto