Sabtu, 29 November 2014

News / Nasional

UU Keperawatan Jamin Perlindungan Masyarakat

Senin, 12 November 2012 | 17:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi IX DPR, Zuber Safawi, meminta organisasi asosiasi profesi keperawatan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, gencar menyosialisasikan pentingnya Undang-Undang Keperawatan kepada masyarakat.

UU itu meniscayakan praktik keperawatan yang  kompeten, berkualitas, dan profesional sehingga perlindungan pada  masyarakat benar-benar terjamin.  

Dihubungi  di Jakarta, Senin (12/11/2012), Zuber menyatakan, beleid tentang keperawatan akan meningkatkan  pelayanan kesehatan kepada publik lebih luas dan merata karena jumlah perawat yang ada saat ini sangat memadai. RUU Keperawatan sendiri saat ini tengah dibahas di Badan Legislasi DPR, dalam tahap harmonisasi. 

Setelah itu, RUU Keperawatan akan diajukan ke paripurna DPR untuk disahkan sebagai RUU inisiatif DPR, dan dibentuk tim panitia untuk membahasnya bersama pemerintah.  

Mengutip data Kementerian Kesehatan 2011, Zuber menyebutkan, jumlah tenaga perawat   624.000  orang, sedangkan dokter mencapai 70.0000 orang. 

Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk berdasarkan Sensus Penduduk 2010 sebesar 237,6 juta jiwa, maka rasio perawat terhadap penduduk adalah 262,6 perawat setiap 100.000 penduduk.


Penulis: Nasrullah Nara
Editor : Agus Mulyadi