Mendagri: PNS Bekas Terpidana Harus Dicopot! - Kompas.com

Mendagri: PNS Bekas Terpidana Harus Dicopot!

Kompas.com - 08/11/2012, 16:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, para pegawai negeri sipil  yang pernah menjadi terpidana harus dicopot dari jabatan struktural. Ketentuan tentang hal itu, katanya, sudah dituangkan dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 800/4329/SJ/tanggal 29 Oktober 2012 yang harus ditaati setiap pemerintah daerah. Sebelumnya, data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan, dalam lima tahun terakhir, tercatat ada 153 PNS yang bekas terpidana.

"Surat edaran itu sudah disosialisasikan ke berbagai daerah. Surat ini untuk mengingatkan pemerintah daerah bahwa ini sudah diatur dalam Undang-Undang Pokok Kepegawaian," kata Gamawan di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (8/11/2012).

Gamawan mengatakan, ia akan langsung mencopot pegawai negeri sipil (PNS) bekas terpidana dari jabatannya jika surat edaran tak digubris pemerintah daerah. Ia akan langsung membatalkan surat keputusan (SK) PNS bekas terpidana yang menjadi pejabat struktural. Hal tersebut untuk membuktikan ketegasan birokrasi di jajaran Kementerian Dalam Negeri.

"Itu berlaku bagi semua daerah yang mengangkat mantan koruptor, PNS yang pernah dipidana," katanya.

Saat ini, Kementerian Dalam Negeri tengah menginvestigasi 153 PNS bekas terpidana untuk mengetahui apakah mereka saat ini menduduki jabatan struktural.  

Sebelumnya, seperti diberitakan Kompas, 6 November 2012, sebagian dari ratusan pegawai negeri sipil yang divonis bersalah karena kasus korupsi malah masih aktif sebagai PNS, bahkan dipromosikan menduduki jabatan eselon II di provinsi/kabupaten. Sebagian dari PNS yang menjadi terpidana korupsi dan telah menjalani hukuman itu justru mendapat promosi dan menduduki jabatan eselon II di tingkat provinsi atau kabupaten. Setidaknya ada 14 PNS bekas terpidana korupsi yang justru mendapat promosi jabatan strategis di daerah (Kompas, 5/11/2012). Hanya dua orang yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah mendapat tekanan dari publik.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek menambahkan, PNS yang menjadi terpidana korupsi itu berada pada rentang eselon II hingga eselon IV di provinsi atau kabupaten/kota. Mereka, antara lain, menjabat staf pelaksana, bendahara proyek, dan kepala dinas yang menjadi kuasa pengguna anggaran.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Bekas Koruptor Jadi Pejabat


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorInggried Dwi Wedhaswary
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Bersama Kahiyang dan Bobby, Jokowi Nonton Film Dilan 1990

    Bersama Kahiyang dan Bobby, Jokowi Nonton Film Dilan 1990

    Nasional
    ICW: Anggaran Negara Rp 86 Triliun Tidak Diumumkan ke Publik

    ICW: Anggaran Negara Rp 86 Triliun Tidak Diumumkan ke Publik

    Nasional
    Nonton 'Dilan 1990', Jokowi Jadi Rindu Iriana Karena Tak Bertemu Dua Hari

    Nonton 'Dilan 1990', Jokowi Jadi Rindu Iriana Karena Tak Bertemu Dua Hari

    Nasional
    Partai Komunis China Usul Penghapusan Batas Masa Jabatan Presiden

    Partai Komunis China Usul Penghapusan Batas Masa Jabatan Presiden

    Internasional
    Sandiaga Ogah Komentari Gugatan Konsumen Pulau Reklamasi

    Sandiaga Ogah Komentari Gugatan Konsumen Pulau Reklamasi

    Megapolitan
    'Powerbank' Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

    "Powerbank" Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

    Internasional
    Polri Belum Temukan Narkoba di Kapal Win Long yang Ditangkap di Perairan Karimun

    Polri Belum Temukan Narkoba di Kapal Win Long yang Ditangkap di Perairan Karimun

    Nasional
    Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis

    Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis

    Regional
    Bawaslu: OTT Anggota KPU dan Ketua Panwaslu Garut Memalukan...

    Bawaslu: OTT Anggota KPU dan Ketua Panwaslu Garut Memalukan...

    Regional
    Polisi Dalami Temuan Silet Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

    Polisi Dalami Temuan Silet Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

    Regional
    Menteri Susi Saat Digoda Sandiaga: Ini Anak Muda Kurang Ajar Sama Orang Tua...

    Menteri Susi Saat Digoda Sandiaga: Ini Anak Muda Kurang Ajar Sama Orang Tua...

    Megapolitan
    Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

    Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

    Regional
    'Jika Mereka Menculik 10 Orang, Hanya Satu yang Kembali'

    "Jika Mereka Menculik 10 Orang, Hanya Satu yang Kembali"

    Internasional
    Pemkot Surakarta Jamin Hak Bersepeda Warganya di Jalan Raya

    Pemkot Surakarta Jamin Hak Bersepeda Warganya di Jalan Raya

    Regional
    Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung Adalah Keponakan Korban

    Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung Adalah Keponakan Korban

    Regional

    Close Ads X