Senin, 22 September 2014

News /

IDUL KURBAN

Sejumlah Hewan Tak Layak

Selasa, 23 Oktober 2012 | 03:13 WIB

MAGALENG, KOMPAS - Sebagian ternak kambing dan sapi yang saat ini dijual sebagai hewan kurban untuk hari raya Idul Adha diidentifikasi dalam kondisi kurang sehat. Pengecekan petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, di sejumlah lapak ternak kambing, domba, dan sapi menemukan penyakit mata dan gatal-gatal di bagian mulut hewan.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Jhon Ch Manglaky mengatakan, sekalipun penyakit tersebut tidak menular ke manusia, masyarakat diimbau memilih membeli hewan yang kondisinya betul-betul sehat. ”Jika sudah terkontaminasi penyakit tertentu sebenarnya daging tersebut kurang layak dikonsumsi,” ujarnya, Senin (22/10).

Sementara itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat memeriksa secara acak 436 kambing di Kota Pontianak yang dijual untuk kurban. Hasilnya, 344 kambing atau 78 persen dari kambing yang diperiksa tidak memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Kambing-kambing itu tak layak dikurbankan karena sejumlah sebab, antara lain sakit, belum cukup umur, dan cacat. ”Hanya 92 ekor kambing yang memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Kami sudah memberi tanda pada kambing yang bisa menjadi hewan kurban dan mana yang tidak bisa,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar Abdul Manaf Mustafa.

Selain memeriksa kambing, petugas juga memeriksa sapi. Hasil pemeriksaan terhadap 62 ekor sapi menunjukkan delapan ekor di antaranya tidak memenuhi syarat menjadi hewan kurban. ”Saya minta masyarakat melihat tanda yang sudah kami pasang pada hewan yang dijual untuk kurban,” kata Manaf.

(EGI/AHA)


Editor :