Jumat, 31 Oktober 2014

News / Regional

Rieke: Kekerasan pada Wartawan Melanggar HAM

Rabu, 17 Oktober 2012 | 17:44 WIB

Terkait

MALANG, KOMPAS.com - Rieke Diah Pitaloka, politisi dari PDI Perjuangan menilai, aksi kekerasan terahadap wartawan oleh oknum TNI AU saat akan meliput pesawat Hawk 200 yang jatuh di Riau pada Selasa (16/10/2012) lalu, adalah melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Saya pribadi dan atas nama Fraksi PDIP mengecam pemukulan wartawan di Riau oleh anggota TNI itu. Sangat tidak manusiawi. Apalagi dilakukan di depan siswa SD," tegas anggota Komisi IX DPR RI itu kepada Kompas.com ditemui usai menghadiri seminar nasional di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Rabu (17/10/2012).

Menurut Rieke, kekerasan terhadap wartawan itu bukan lagi sebuah kekerasan personal. "Tapi sudah pelanggaran HAM, apalagi dilakukan aparatur negara," tandas aktris yang dikenal sebagai pemeran Oneng dalam sinetron komedi Bajaj Bajuri itu.

Rieke meminta kasus kekerasan itu diusut tuntas dan pelaku atau institusi harus meminta maaf ke semua media dan masyarakat. "Bahkan pelakunya harus dicopot dari jabatannya," tegas Rieke.

"Saya mendesak agar kasus kekerasan pada wartawan itu diproses secara hukum. Pelaku harus diberi sanksi sosial," tegasnya.

Seharusnya, personel TNI, selaku benteng negara, memberikan contoh baik kepada rakyat. Kalau memang tidak boleh mengambil gambar, demi keamanan negara, harus disampaikan secara ramah. "Jangan langsung bergaya preman. Jelas tindakan itu melanggar HAM," tegasnya lagi.


Penulis: Kontributor Malang, Yatimul Ainun
Editor : Farid Assifa