Moratorium Hutan Diharapkan Diperpanjang - Kompas.com

Moratorium Hutan Diharapkan Diperpanjang

Ichwan Susanto
Kompas.com - 02/10/2012, 10:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghentian sementara izin-izin kehutanan di hutan alam primer dan gambut akan berakhir 20 Mei 2013. Para aktivis lingkungan berharap pemerintah memperpanjangnya, tetapi keberlanjutan kebijakan pemerintah dalam Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2011 ini belum jelas.

”Terlepas dari kekurangannya, moratorium ini kesempatan memperbaiki tata kelola kehutanan. Oleh karena itu, setelah inpres moratorium selesai, kami harap langkah ini diperpanjang,” kata Bustar Maitar, Kepala Juru Kampanye Hutan Global Forest Network-Greenpeace, seusai menghadiri peluncuran buku Menjaga Hutan Kita: Pro-Kontra Kebijakan Moratorium Hutan dan Gambut di Jakarta, Senin (1/10/2012).

Tujuan moratorium adalah perbaikan tata kelola penggunaan kawasan hutan. Saat ini masih terjadi konflik kepemilikan lahan/hutan, tumpang tindih izin, dan belum tercapainya satu peta kawasan hutan yang menjadi acuan berbagai instansi.

Atas pertimbangan tersebut, berbagai pihak mengharapkan moratorium ini dilanjutkan.

Peluncuran buku diisi diskusi yang menghadirkan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto, Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Abdon Nababan, dan penulis Agus Purnomo (Staf Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim).

Menurut Bustar, moratorium idealnya tidak didasarkan pada pencapaian waktu, tetapi berbasis pencapaian. Dengan demikian, tujuan utama moratorium membenahi sektor kehutanan memiliki indikator yang jelas.

Beberapa indikator itu adalah keharmonisan tata batas hutan untuk penyelesaian konflik sosial, ketiadaan tumpang tindih izin dan tata ruang, serta peninjauan ulang izin perusahaan di kawasan hutan. Selain itu, ada dukungan lain, yakni penguatan UU No 5/1990 (Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya) dan penegakan hukum penggunaan hutan sekunder serta gambut.

”Sudah banyak energi yang terkuras untuk moratorium ini. Kalau momen perbaikan tata kelola ini lewat begitu saja, entah bagaimana nasib hutan kita mendatang,” ujarnya.

Terkait dengan kelanjutan pasca-berakhirnya Inpres No 10/2011, Agus Purnomo mengaku tak mengetahuinya. ”Saya pribadi ingin moratorium ini diperpanjang,” katanya.

Sementara itu, Hadi Daryanto mengatakan, moratorium pasti diperpanjang untuk hutan konservasi. Ini karena hutan konservasi telah dilindungi perundang-undangan sebelum penerbitan inpres moratorium.

Pada Peta Indikatif Penundaan Izin Baru revisi kedua, hutan lindung dan konservasi mencapai 51,2 juta hektar, hutan primer 8,2 juta hektar, sedangkan luasan gambut 5,8 juta hektar.

Menurut Hadi, moratorium telah membuat antarinstansi berkolaborasi, salah satunya dalam program Satu Peta (One Map). Hal ini diharapkan menjadi acuan setiap instansi dalam penerbitan berbagai perizinan di kawasan hutan.

PenulisIchwan Susanto
Editoryunan
Komentar

Terkini Lainnya

Setya Novanto dan Para Loyalisnya yang Mulai 'Berguguran'...

Setya Novanto dan Para Loyalisnya yang Mulai "Berguguran"...

Nasional
Kadishub DKI Rayu Sopir Angkot Tanah Abang Ikut OK Otrip

Kadishub DKI Rayu Sopir Angkot Tanah Abang Ikut OK Otrip

Megapolitan
Kepala SMK Kaget Dua Siswanya Bunuh Sopir Taksi 'Online'

Kepala SMK Kaget Dua Siswanya Bunuh Sopir Taksi "Online"

Regional
Cegah Wabah Berulang, Jokowi Janji Bangun Infrastruktur di Asmat

Cegah Wabah Berulang, Jokowi Janji Bangun Infrastruktur di Asmat

Nasional
100 Hari Kerja Anies-Sandi, Terbentuknya Komite Pencegahan Korupsi dan Harmonisasi Regulasi

100 Hari Kerja Anies-Sandi, Terbentuknya Komite Pencegahan Korupsi dan Harmonisasi Regulasi

Megapolitan
'Saya Tanam Jambu agar Warga yang Lewat Bisa Makan, Saya Dapat Pahala'

"Saya Tanam Jambu agar Warga yang Lewat Bisa Makan, Saya Dapat Pahala"

Regional
Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Polisi Riau dan Istrinya Ditangkap

Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Polisi Riau dan Istrinya Ditangkap

Regional
Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang

Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang

Megapolitan
Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
Jusuf Kalla: Kalau Sekjen Golkar Sekarang Jenderal, Itu Tak Lepas dari Masa Lalu

Jusuf Kalla: Kalau Sekjen Golkar Sekarang Jenderal, Itu Tak Lepas dari Masa Lalu

Nasional
Tabrakan Pesawat dan Helikopter di Jerman, Empat Tewas

Tabrakan Pesawat dan Helikopter di Jerman, Empat Tewas

Internasional
Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan Pasukan

Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan Pasukan

Regional
Sejumlah Warga Nunukan Nekat Berfoto dengan Buaya Liar

Sejumlah Warga Nunukan Nekat Berfoto dengan Buaya Liar

Regional
Lion Air Bebaskan Biaya Tiket Pesawat untuk Peserta Kongres HMI di Ambon

Lion Air Bebaskan Biaya Tiket Pesawat untuk Peserta Kongres HMI di Ambon

Regional
Dilaporkan Hilang, Potongan Tubuh Perempuan Ditemukan di Dalam Panci

Dilaporkan Hilang, Potongan Tubuh Perempuan Ditemukan di Dalam Panci

Internasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM