Kamis, 23 Oktober 2014

News / Nasional

Megawati: Buang Jauh-Jauh Isu SARA

Kamis, 20 September 2012 | 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri berharap penyelenggaraan pilkada di daerah lain dapat berjalan lebih baik daripada Pilkada di DKI Jakarta. Megawati berharap jangan ada lagi dalam pilkada di daerah lain kampanye berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) seperti yang terjadi di Jakarta.

"Pilkada selanjutnya, bentuk-bentuk yang tidak bermoral dan tidak beretika mari kita buang jauh-jauh," kata Megawati ketika jumpa pers seusai menggunakan hak pilih di kediamananya di Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2012).

Ikut dalam jumpa pers calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias (Jokowi), Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Maruarar Siarit, keluarga Megawati, serta tim sukses pasangan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama.

Megawati mengatakan, jika merasa sebagai warga negara yang memahami empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945 , Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, seharusnya isu SARA dan kampanye tak bermoral dan tak beretika lain tidak perlu ada.

"Harusnya melihat diri kita sebagai warga negara Indonesia, tidak beraliran agama, ras, dan tidak katakan mereka yang belainan. Tapi kita harus satu jua," kata mantan Presiden itu.

Menurut Megawati, untuk menciptakan Pilkada yang baik, harus diperhatikan empat hal, yakni kinerja baik Komisi Pemilihan Umum, aparat keamanan dan birokrasi, teknologi informasi, dan penghapusan politik uang.

"Sepanjang itu belum dapat dilakukan dengan baik, maka hal-hal yang terjadi pada waktu-waktu lalu akan masih bisa terjadi," pungkas Megawati.


Penulis: Sandro Gatra
Editor : Kistyarini