Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Nasional

Istana: Fitra Tak Pantas Tanyakan "Open House" Istana

Minggu, 19 Agustus 2012 | 17:08 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) tak pantas menanyakan soal acara open house di Istana Negara, Jakarta, Minggu (19/8/2012), yang disebut menghabiskan dana Rp 1,5 miliar.

Open house di Istana Negara, kata Julian, digelar sebagai bentuk perhatian Presiden terhadap warga yang ingin bersilaturahim dengannya dan keluarga. "Jadi, ini bukan inisiatif yang tidak ada alasan. Tradisi ini berlangsung setiap tahun. Jadi, kami kira tidak logis dan pantas menanyakan hal-hal yang tidak substansial," kata Julian kepada para wartawan di Istana Negara, Jakarta, Minggu.

Terkait acara ini, Fitra mencatat anggaran penyelenggaraan open house di Istana mencapai Rp 1,5 miliar. Anggaran ini digunakan untuk jamuan Presiden dengan para menteri, pimpinan lembaga tinggi negara, dan duta-duta besar sebesar Rp 606.150.000.

Selanjutnya, Istana Presiden menganggarkan Rp 172.250.000 untuk jamuan bagi pejabat dan karyawan Sekretariat Kepresidenan. Selanjutnya, anggaran pekerjaan pengadaan jamuan snack dan minuman sebesar Rp 452.000.000. Untuk pemasangan dan pembongkaran tenda, Istana menganggarkan Rp 385.104.500.

Julian menambahkan, Istana Kepresidenan tidak memiliki kewajiban untuk menanggapi pernyataan Fitra bahwa anggaran tersebut terlalu mengada-ada, jauh dari instruksi Presiden soal gerakan penghematan. Ketika dikonfirmasi kebenaran biaya acara open house, Julian mengaku tak memiliki data soal itu.


Penulis: Hindra Liauw
Editor : A. Wisnubrata