Esok, Idul Fitri 2012 - Kompas.com

Esok, Idul Fitri 2012

Aditya Revianur
Kompas.com - 18/08/2012, 18:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1433 Hijriah di Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (18/8/2012) memutuskan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah jatuh pada Minggu (19/8/2012) esok.

"Awal 1 Syawal 1433 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri akan dilaksanakan serentak pada Minggu, 19 Agustus 2012," kata Menteri Agama Suryadharma Ali pada Sidang Isbat di Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu.

Suryadharma mengungkapkan, penetapan 1 Syawal 1433 H ini berdasarkan metode hisab dan rukyat. Dia menjelaskan posisi hilal atau bulan muda di Pelabuhan Ratu telah berada pada posisi di atas 6 derajat. Hal itu memperkuat bahwa awal lebaran akan dimulai besok.

Suryadharma mengatakan, umat Islam akan melaksakanan Shalat Ied secara bersama-sama pada Minggu esok.

"Besok umat Islam sudah dapat melaksanakan Shalat Ied. Sementara itu, Sabtu malam ini, masyarakat sudah dapat mengumandangkan takbir untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri," tambahnya.

Acara sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1433 H di Kementerian Agama dihadiri oleh para perwakilan ormas islam, pejabat eselon satu dan perwakilan negara sahabat.

Adanya kesamaan dalam penentuan Idul Fitri 1433 Hijriah ini tidak menunjukkan kriteria penentuan hilal tertentu yang lebih benar dibandingkan dengan kriteria yang lain. Kesatuan ini murni disebabkan posisi alamiah Bulan. Konjungsi Bulan terjadi pada malam hari sehingga kemungkinan hilal untuk bisa diamati pada saat Matahari terbenam keesokan harinya sangat tinggi.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisAditya Revianur
    EditorHindra
    Komentar

    Terkini Lainnya

    SMK Muhammadiyah 1 Depok Gelar Nobar Film G30S/PKI

    SMK Muhammadiyah 1 Depok Gelar Nobar Film G30S/PKI

    Megapolitan
    Pemilih Indonesia Secerdas Pemilih Amerika Serikat

    Pemilih Indonesia Secerdas Pemilih Amerika Serikat

    Nasional
    Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Selidiki Perampokan di Rumah Pejabat Sukabumi

    Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Selidiki Perampokan di Rumah Pejabat Sukabumi

    Regional
    Sempat Ditunda, Sidang Perdana Praperadilan Setya Novanto Digelar Rabu Pagi

    Sempat Ditunda, Sidang Perdana Praperadilan Setya Novanto Digelar Rabu Pagi

    Nasional
    Apakah 'Win-win Solution' Cara Terbaik Akhiri Masalah Novel Baswedan dan Aris Budiman?

    Apakah "Win-win Solution" Cara Terbaik Akhiri Masalah Novel Baswedan dan Aris Budiman?

    Nasional
    Berita Populer: Jaminan Ketersediaan Blanko E-KTP hingga Suu Kyi yang Buka Suara

    Berita Populer: Jaminan Ketersediaan Blanko E-KTP hingga Suu Kyi yang Buka Suara

    Nasional
    Pemilik Pabrik Obat yang Digerebek Polisi Klaim Produknya Laris di Indonesia

    Pemilik Pabrik Obat yang Digerebek Polisi Klaim Produknya Laris di Indonesia

    Regional
    Untuk Koordinasi dan Supervisi, Ketua KPK Harap Penyidik dari Polri Berpangkat Kompol

    Untuk Koordinasi dan Supervisi, Ketua KPK Harap Penyidik dari Polri Berpangkat Kompol

    Nasional
    Kesal Menunggu Lama, Pengungsi Myanmar Bakar Bank di Melbourne

    Kesal Menunggu Lama, Pengungsi Myanmar Bakar Bank di Melbourne

    Internasional
    Hujan dan Awan Tebal Landa Sebagian Wilayah di Jabodetabek Hari Ini

    Hujan dan Awan Tebal Landa Sebagian Wilayah di Jabodetabek Hari Ini

    Megapolitan
    Densus Tipikor Dipimpin Jenderal Bintang Dua dengan 500 Personel

    Densus Tipikor Dipimpin Jenderal Bintang Dua dengan 500 Personel

    Nasional
    Satu Lagi, Tersangka Pelaku Peledakan di London Dibekuk di Wales

    Satu Lagi, Tersangka Pelaku Peledakan di London Dibekuk di Wales

    Internasional
    Hak Atas Tempat Tinggal yang Layak, Punya Rumah Sendiri atau Sewa?

    Hak Atas Tempat Tinggal yang Layak, Punya Rumah Sendiri atau Sewa?

    Megapolitan
    Korban Gempa Terus Bertambah, Sudah 106 Orang Tewas di Meksiko

    Korban Gempa Terus Bertambah, Sudah 106 Orang Tewas di Meksiko

    Internasional
    UU Perlindungan Anak Dinilai Ganggu Independensi Jaksa

    UU Perlindungan Anak Dinilai Ganggu Independensi Jaksa

    Nasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM