Minggu, 20 April 2014

News / Nasional

Menag Sesalkan Muhammadiyah Absen di Sidang Isbat Idul Fitri

Sabtu, 18 Agustus 2012 | 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Suryadharma Ali menyesalkan ketidakhadiran Muhammadiyah di sidang Isbat penentuan Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Ketidakhadiran Muhammadiyah tersebut dicemaskannya akan mengganggu persatuan umat Islam.

"Kami menyesalkan ketidakhadiran Muhammadiyah di sidang Isbat kali ini. Padahal persatuan umat Islam dengan kehadiran Muhammadiyah itu penting," kata Suryadharma Ali di Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (18/8/2012).

Suryadharma menjelaskan, sidang Isbat penentuan awal 1 Syawal yang bertetapan dengan Hari Raya Idul Fitri 1433 H penting untuk memperkuat umat Islam. Absennya Muhammadiyah dalam kesempatan sidang Isbat kali ini diharapkannya tidak terjadi di dalam jangka waktu ke depan. Hal tersebut mengingat Muhammadiyah sebagai ormas Islam besar memiliki peran penting dalam menjaga persatuan umat.

"Kami harap Muhammadiyah di sidang Isbat yang akan datang bisa hadir. Hal itu, saya tegaskan lagi, demi persatuan umat," tambahnya.

Suryadharma juga menjelaskan, momentum Hari Raya Idul Fitri 1433 H selayaknya menjadi ikhwal penting bagi umat muslim untuk kembali pada fitrah. Umat Islam, dengan semangat Idul Fitri, lanjutnya, harus menjaga kesucian diri dan persatuan umat. Selain itu, dirinya mengimbau umat Islam untuk memaknai Idul Fitri 1433 H sebagai momentum yang baik untuk menjaga perdamaian.

Sebelumnya, Muhammadiyah dipastikan tidak hadir di sidang Isbat yang dianggap tidak demokratis. Muhammadiyah sejak awal Ramadan sudah menegaskan tidak menghadiri sidang Isbat, baik penentuan awal Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri.

 


Penulis: Aditya Revianur
Editor : Ana Shofiana Syatiri