Selasa, 25 November 2014

News / Nasional

Tjahjo: Jokowi-Ahok Dapat Tambahan Suara Warga

Sabtu, 11 Agustus 2012 | 17:33 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim sukses pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghormati keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Pasangan Jokowi-Basuki tak terganggu dengan koalisi itu lantaran mendapat dukungan dari warga ibukota.

"Jokowi-Basuki yang mendapat kepercayaan pada putaran pertama Pilkada DKI prinsipnya lebih berkeinginan berkoalisi dengan masyarakat Jakarta yang mempunyai hak pilih secara demokratis tanpa terganggu pada bentuk koalisi antarparpol," kata Tjahjo Kumolo Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan melalui pesan singkat, Sabtu (11/8/2012).

Seperti diketahui, PKS telah mendeklarasikan dukungan untuk Foke-Nara di putaran kedua yang bakal digelar September 2012 . Pada putaran pertama, pasangan yang diusung PKS, yakni Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini hanya diurutan ketiga dengan perolehan suara 11,72 persen.

Tjahjo mengatakan, langkah Jokowi-Basuki yang mendatangi pimpinan parpol, salah satunya PKS, hanya untuk menjaga silaturahim. Ke depan, kata dia, pihaknya akan menjaga dukungan dari warga yang sudah ada hingga pemungutan suara.

"Kami tetap pada komitmen menjaga dukungan dan keinginan masyarakat DKI yang menginginkan perubahan pemerintahan Jakarta baru yang lebih manusiawi," kata Tjahjo.

Ketika ditanya apakah ada kekhawatiran lantaran tidak mendapat tambahan dukungan dari parpol lain, Tjahjo menjawab,"Tambahan dukungan Jokowi-Basuki dari masyarakat DKI."

Seperti diketahui, dengan dideklarasikan dukungan PKS itu, Jokowi-Basuki tetap hanya didukung oleh dua parpol, yakni PDIP dan Partai Gerindra. Adapun Foke-Nara mendapat tambahan dukungan dari tiga parpol, yakni PKS, PPP, dan Partai Golkar.


Penulis: Sandro Gatra
Editor : Kistyarini