Rabu, 23 Juli 2014

News / Nasional

Calon Penumpang Kereta Beralih ke Bus

Selasa, 7 Agustus 2012 | 19:28 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com — Tidak sedikit pemudik yang biasa menggunakan kereta api untuk mudik menjelang Lebaran terpaksa beralih ke bus karena kehabisan tiket kereta api. Selain itu, ada pula yang baru bisa mudik justru setelah Lebaran.

 

"Saya tidak tahu tiket kereta bisa dibeli jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Saya baru rencana beli hari ini, tetapi tidak dapat tiket," kata Widodo (45), salah satu pemudik yang ditemui di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (7/8/2012).

Akibatnya, dia terpaksa pulang ke kampung halamannya di Solo dengan menggunakan bus. Harga tiket bus Rp 250.000, lebih mahal daripada harga tiket kereta api. "Menggunakan bus kemungkinan kena macet di perjalanan, tetapi mau bagaimana lagi, ya terpaksa naik bus, naik kereta sudah tidak mungkin lagi," tambahnya.  

Lain lagi dengan Hendra (33), calon penumpang kereta api yang baru memesan tiket kelas ekonomi di Stasiun Senen. Dia, yang biasanya pulang kampung ke Malang dua hari sebelum Lebaran, terpaksa baru bisa mudik setelah Lebaran karena seluruh tiket sudah habis terjual. Dia baru memperoleh tiket kereta untuk keberangkatan 21 Agustus.

Kepala Stasiun Senen Saepudin mengatakan, tiket kereta sudah habis terjual sejak 90 hari sebelum keberangkatan. Maka wajar jika pemudik yang hendak mencari tiket sekarang atau sekitar dua minggu sebelum Lebaran, tidak kebagian tiket.

Ini ditambah lagi adanya aturan baru bahwa setiap penumpang harus mendapatkan tempat duduk di kereta, sekalipun itu kereta kelas ekonomi.

"Lebaran kali ini tidak ada penumpang yang berdesak-desakan, berdiri, atau duduk di lantai, bahkan toilet. Semua dapat kursi di kereta," tambahnya.       

 

 

 

 


Penulis: Antonius Ponco A.
Editor : Tjahja Gunawan Diredja