PAN Tutup Peluang Capres Alternatif - Kompas.com

PAN Tutup Peluang Capres Alternatif

Sandro Gatra
Kompas.com - 07/08/2012, 17:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Amanat Nasional (PAN) tidak membuka peluang untuk calon presiden alternatif di Pemilu 2014, selain mengusung Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Sikap itu sesuai dengan hasil Rapat Kerja Nasional PAN Ke-I tahun 2011.

"Seluruh kader dan pengurus PAN mulai tingkat DPP, DPW, dan DPD sepakat bulat tetap HR (Hatta Rajasa) jadi capres. Tidak ada alternatif lain," kata Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi ketika dihubungi, Selasa (7/8/2012).

Viva mengatakan, pihaknya saat ini dalam persiapan menghadapi pemilu legislatif dengan target perolehan suara dua digit. Persiapannya dengan membentuk badan pemenangan pemilu sampai tingkat desa. Selain itu, mewajibkan caleg bersosialisasi di daerah pemilihan masing-masing.

"Hal ini diperlukan agar terbangun basis konstituen baru untuk menambah suara partai yang sudah ada. Selain itu, membuat program-program yang dapat memberi manfaat langsung ke masyarakat, misalnya pengobatan gratis, pelatihan, pembinaan UMKM dan UKM, dan sebagainya," kata Viva.

Seperti diberitakan, hingga saat ini Hatta belum mau berkomentar mengenai keputusan PAN itu. Rencananya, penetapan dan deklarasi Hatta sebagai capres akan dilakukan tahun 2013.

PenulisSandro Gatra
EditorTri Wahono
Komentar

Terkini Lainnya

Kemenkes: Sesuai Regulasi, RS Boleh Berorientasi Keuntungan, tetapi..

Kemenkes: Sesuai Regulasi, RS Boleh Berorientasi Keuntungan, tetapi..

Nasional
Siswi SMP Tewas Ditabrak Mobil Turis Saat Jalan Kaki ke Sekolah

Siswi SMP Tewas Ditabrak Mobil Turis Saat Jalan Kaki ke Sekolah

Regional
Lebih dari 10 Tahun Anggota Satpol PP DKI Belum Diangkat Jadi PNS

Lebih dari 10 Tahun Anggota Satpol PP DKI Belum Diangkat Jadi PNS

Megapolitan
Gempa Susulan di Meksiko, Korban Tewas Naik Jadi 320 Orang

Gempa Susulan di Meksiko, Korban Tewas Naik Jadi 320 Orang

Internasional
12 Tahun Bekerja, PTT Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta Hanya Ingin Diangkat Jadi PNS

12 Tahun Bekerja, PTT Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta Hanya Ingin Diangkat Jadi PNS

Megapolitan
Warga Diingatkan Tak Main Hakim Sendiri Saat Ada Masalah di Rusun

Warga Diingatkan Tak Main Hakim Sendiri Saat Ada Masalah di Rusun

Megapolitan
Berderai Air Mata, Sang Istri Terus Usap Kepala Pengemudi Grab yang Tewas Dibunuh

Berderai Air Mata, Sang Istri Terus Usap Kepala Pengemudi Grab yang Tewas Dibunuh

Regional
Anggota Komisi I Minta Panglima TNI Hati-hati Bicara

Anggota Komisi I Minta Panglima TNI Hati-hati Bicara

Nasional
Setelah Kebaktian Dibubarkan, Rusunawa Pulogebang Dijaga Polisi

Setelah Kebaktian Dibubarkan, Rusunawa Pulogebang Dijaga Polisi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ingin Buat Jalur Angkot di Kawasan Stasiun Bekasi Timur

Pemkot Bekasi Ingin Buat Jalur Angkot di Kawasan Stasiun Bekasi Timur

Megapolitan
Dua Nelayan Vietnam Tewas dan Lima Ditangkap di Perairan Filipina

Dua Nelayan Vietnam Tewas dan Lima Ditangkap di Perairan Filipina

Internasional
Sidang Praperadilan Novanto, KPK Bawa 200 Dokumen termasuk BAP Saksi

Sidang Praperadilan Novanto, KPK Bawa 200 Dokumen termasuk BAP Saksi

Nasional
Pansus Diminta Perbaiki Kepolisian dan Kejaksaan daripada Cari Kesalahan KPK

Pansus Diminta Perbaiki Kepolisian dan Kejaksaan daripada Cari Kesalahan KPK

Nasional
Jelang Musim Hujan, Sudin Kehutanan Jakbar Data Pohon Rawan Tumbang

Jelang Musim Hujan, Sudin Kehutanan Jakbar Data Pohon Rawan Tumbang

Megapolitan
Istri Pendiri Situs Nikahsirri: Suami Saya Gila Sejak Kalah Pilkada

Istri Pendiri Situs Nikahsirri: Suami Saya Gila Sejak Kalah Pilkada

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM