Kamis, 24 April 2014

News / Nasional

Tak Puasa, Ini Ketentuan Bayar "Fidyah"

Jumat, 3 Agustus 2012 | 13:17 WIB

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr wb.

Pak H.Setiawan, istri saya sedang hamil sehingga tidak dapat berpuasa. Bolehkah kami membayar fidyah kepada orang tua yang menjadi tanggung kita? Terima kasih. Wassalam

Yudian Erwanda di Pekanbaru

Jawaban:
Allah SWT berfirman, "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin, “(QS. Albaqarah 184).

Ibnu Abbas berkata, ayat ini tidak dimanshukh. Namun ayat ini hanya untuk orang yang sudah sangat tua, yang tidak mampu menjalankannya. Ketika tidak mampu menjalankannya, maka mereka hendaklah memberi makan orang miskin setiap hari.

Tafsir Ibnu Katsir juga menyebutkan bahwa Abu Bakar bin Abi Syaibah berkata: Abdurahman telah bercerita kepada kami dari Asy’ats bin Suwar dari Ikrimah dari Ibnu Abbas bahwa ayat "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah (yaitu) memberi makan seorang miskin" berlaku bagi orang tua renta yang tidak sanggup berpuasa lalu mengalami kepayahan. Orang tersebut mendapatkan rukhshah (keringanan) untuk memberikan makan setiap harinya seorang miskin. (Tafsir al Qur’an al Azhim juz I hal 500).

Berdasarkan ayat dan penjelasan di atas, kita dapat memahami bahwa orang yang tidak berpuasa wajib membayar fidyah dengan memberi makan orang miskin setiap harinya. Tidak ada persyaratan bahwa orang miskin tersebut haruslah mereka yang sudah mencapai usia baligh. Fidyah bisa diberikan kepada anak-anak kecil yang miskin meskipun terjadi perbedaan di kalangan para ulama.

Fidyah bisa pula diberikan kepada karib kerabatnya yang miskin, asalkan mereka tidak menjadi tanggungan orang yang tidak berpuasa tersebut.

Wallahu A’lam

DR. H. Setiawan Budi Utomo

Anda dapat berkonsultasi seputar Ramadhan kepada DR. H. Setiawan Budi Utomo di sini. Anda juga dapat membaca pertanyaan dan jawaban yang telah ditayangkan di liputan khusus Ramadhan 2012.

 


Editor : Hindra