Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 10:34 WIB
Benarkah Surga Berbiaya Mahal?
Rabu, 1 Agustus 2012 | 10:04 WIB
|
Share:

Benarkah Surga Berbiaya Mahal?
AP Photo/Hassan Ammar
Jemaah haji melaksanakan shalat Jumat (4/11) di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Pada Sabtu ini, jemaah haji akan melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

TERKAIT:

Pertanyaan:

Assalammualaikum wr.wb.

Pak Ustaz, ada yang merasa bahwa upaya menuju surga membutuhkan biaya mahal, mengingat banyak ritual-ritual yang harus dilakukan. Bagaimana tanggapan Ustaz? Terima kasih. Wasalamualaikum wr.wb.

Eko Tono di Parung Panjang

Jawaban:

Waalaikumsalam wr. wb.

Bapak Eko yang dirahmati Allah SWT,

Sebetulnya kaidah-kaidah yang dimaksudkan kepada kita untuk dikerjakan telah disesuaikan dengan kemampuan. Misalkan zakat, baru diwajibkan apabila telah memenuhi nishab. Haji pun demikian, hanya bagi yang mampu. Shalat jika mampu berdiri, maka silahkan berdiri. Tetapi jika tidak mampu, maka boleh duduk atau berbaring.

Jadi agak kurang tepat anggapan surga itu berharga mahal karena banyaknya hal-hal yang berbiaya besar untuk menuju padanya. Bukankah shalat Jumat dinilai sebagai haji bagi yang kurang mampu? Jadi Islam menganjurkan untuk beribadah sesuai dengan kemampuannya, tidak memaksa. Semoga membantu.

DR. H. Setiawan Budi Utomo

Anda dapat berkonsultasi seputar Ramadhan kepada DR. H. Setiawan Budi Utomo di sini. Anda juga dapat membaca pertanyaan dan jawaban yang telah ditayangkan di liputan khusus Ramadhan 2012.

 

Editor :
Hindra