Inilah Perkara yang Menjerat Irjen Djoko Susilo - Kompas.com

Inilah Perkara yang Menjerat Irjen Djoko Susilo

Sandro Gatra
Kompas.com - 31/07/2012, 15:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menyentuh kasus dugaan korupsi di Kepolisian. Kasus korupsi pertama yang disentuh KPK, yakni kasus dugaan korupsi di proyek pengadaan simulator kendaraan roda dua dan roda empat di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Bagaimana kasus itu bisa mencuat? Informasi yang dihimpun Kompas.com, perkara ini bermula dari terjeratnya Bambang S Sukotjo, Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI). Dia disangka melakukan penipuan dan penggelapan anggaran pengadaan simulator di Markas Korps Lantas Polri.

Pengadilan Negeri Bandung telah menghukum Bambang dengan penjara selama 3 tahun dan 6 bulan. Namun, di tingkat Pengadilan Tinggi Bandung, hukuman Bambang diperberat empat bulan menjadi 3 tahun dan 10 bulan.

Perkara pun melebar. Bambang mengungkap soal suap dalam proyek senilai Rp 198 ,7 miliar itu. Awalnya, PT ITI digandeng oleh perusahaan pemenang tender, yakni PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) untuk menyediakan simulator.

Diduga terjadi penggelembungan harga yang sangat besar untuk pengadaan simulator kendaraan roda dua maupun roda empat dari PT CMMA ketika dijual kepada Korlantas Polri. Pihak Bambang lalu meminta KPK mengusut dugaan mark up itu.

Hasil penyelidikan, KPK menemukan cukup bukti adanya suap kepada Inspektur Jenderal Djoko Susilo selaku Direktur Lantas Polri ketika itu. Melalui perantara, Djoko diduga menerima suap senilai Rp 2 miliar dalam proyek itu. KPK menetapkan Djoko sebagai tersangka.

KPK menjerat Gubernur Akademi Kepolisian itu dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Hingga saat ini, Djoko enggan berkomentar.

KPK belum bersedia menjelaskan detail perkara itu. Penyidikan masih terus dikembangkan ke pihak lain. KPK juga telah menyita berbagai dokumen yang disebut menjadi bukti aliran dana ke pejabat Korlantas Polri.

Penggeledahan yang dilakukan tim KPK di  Gedung Korlantas Polri sejak Senin (30/7/2012) malam tidak berlangsung mulus. Penyidik KPK sempat "disandera" tidak boleh pulang membawa barang bukti. Ikuti perkembangan beritanya dalam topik "KPK Geledah Gedung Korlantas Polri".

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSandro Gatra
    EditorHeru Margianto
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

    Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

    Internasional
    Sandiaga: Kami Tak Mau 'Launching' Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

    Sandiaga: Kami Tak Mau "Launching" Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

    Megapolitan
    'Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun'

    "Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun"

    Megapolitan
    Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

    Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

    Internasional
    Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

    Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

    Megapolitan
    Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

    Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

    Nasional
    Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

    Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

    Internasional
    Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

    Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

    Megapolitan
    Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

    Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

    Internasional
    Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

    Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

    Regional
    PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

    PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

    Internasional
    Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

    Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

    Internasional
    Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

    Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

    Regional
    Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

    Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

    Internasional
    700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

    700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

    Megapolitan

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM